
Novelis Jepang Kanako Nishi. (Anna Petek/The Japan Times)
JawaPos.com - Penulis Jepang Kanako Nishi akhirnya menembus pasar global lewat terjemahan bahasa Inggris novel “Sakura”. Momen ini datang setelah penantian panjang, meski namanya sudah mapan di Jepang.
Menurut Kyodo, “Sakura” baru diterjemahkan lebih dari 20 tahun sejak pertama kali dirilis. Novel yang terbit pada 2005 itu sebelumnya sudah menjadi best seller dan diadaptasi ke film pada 2020.
Kisahnya berpusat pada sebuah keluarga yang berusaha berdamai dengan masa lalu pahit. Seekor anjing bernama Sakura menjadi pengikat emosional di tengah luka tersebut.
Nishi mengaku penerbitan versi Inggris adalah mimpi yang ia tunggu lebih dari satu dekade. Ia menyebut peran penerjemah Allison Markin Powell sangat krusial dalam mewujudkannya.
“Tanpa Allison, ini tidak akan terjadi. Sangat sulit menemukan penerjemah yang bisa dipercaya,” ujarnya dalam acara peluncuran di New York.
Powell menambahkan, menerbitkan buku, terlebih karya terjemahan, bukan proses mudah. “Banyak hal harus selaras agar buku ini bisa sampai ke tangan pembaca, dan kali ini memang butuh waktu lebih lama,” katanya.
Fenomena ini juga mencerminkan hambatan lebih luas bagi penulis Jepang di pasar berbahasa Inggris. Meski populer di dalam negeri, tidak semua karya mudah menembus pasar global.
Ironisnya, sejumlah penulis perempuan Jepang lain justru lebih dulu mendapat perhatian internasional. Nama seperti Mieko Kawakami dan Asako Yuzuki berhasil mencuri pembaca global dalam beberapa tahun terakhir.
Powell menyebut ketimpangan itu mendorong lahirnya kolektif “Strong Women, Soft Power”. Kelompok ini berupaya meningkatkan representasi penulis perempuan Jepang dalam terjemahan bahasa Inggris.
“Saya tidak bisa bilang kami sepenuhnya bertanggung jawab atas perubahan ini, tapi kami punya kontribusi,” ujarnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
