
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (tengah).
JawaPos.com–Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyaksikan penandatanganan Nota Deklarasi Dukungan Bersama Pemberdayaan Petani Tebu di Pabrik Gula PT Inti Rosan Makmur Sentosa, Desa Tanen, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung.
Penandatanganan dilakukan Gabungan Kelompok Tani Tebu (Gapoktanteb) Inti Rosan, PT Pupuk Kaltim, PT Inti Rosan Makmur Sentosa, PT Bank BPD Jatim Cabang Tulungagung, PT Bank BPR UMKM Jatim, dan PT Dharma Utama Sentosa.
Gubernur Khofifah mengapresiasi inovasi teknologi yang diinisiasi Gapoktan Tebu Inti Rosan dan PT Inti Rosan Makmur Sentosa Tulungagung. Dari inovasi tersebut, produksi atau giling tebu bisa dilakukan selama setahun penuh. Inisiasi itu dapat memberikan multiplier effect dari proses utilitas yang sangat tinggi di pabrik tebu.
”Saya sering keliling ke pabrik gula baik di Jawa Timur maupun di daerah lain di Indonesia. Rata-rata mereka musim gilingnya mulai Mei, Juni, dan seterusnya, antara 5 sampai 6 bulan. Tapi di sini, proses giling bisa dilakukan setahun full, sehingga akan terjadi efisiensi yang signifikan,” ucap Khofifah.
Khofifah juga mengapresiasi rendemen tebu yang dihasilkan PT Inti Rosan yakni sebesar 15 persen. Rata-rata rendemen tebu dari pabrik gula di Jatim antara 8, 9, atau 10 persen. Rendemen tebu adalah kadar kandungan gula di dalam batang tebu yang dinyatakan dengan persen.
”Ini pasti karena ada teknologi tanam yang luar biasa pula. Terima kasih inisiasi yang luar biasa dari Rejotangan. Ini Insya Allah akan memberikan inspirasi yang luar biasa resonansinya. Karena memang banyak keunggulan kompetitif dan keunggulan komparatif yang dihasilkan dari tanaman tebu dan pabrik gula di sini,” kata Khofifah.
Khofifah mengatakan, di sektor pendanaan atau permodalan, di Jatim terdapat Program Kredit Sejahtera (Prokesra) melalui Bank UMKM Jatim. Prokesra merupakan program kredit murah dengan suku bunga tiga persen setahun, dengan maksimal pinjaman Rp 50 juta.
”Ini bukan hanya untuk petani, atau petani tebu, tapi juga bagi para pelaku UMKM. Yang bergerak di sektor industri kreatif batik atau kriya, monggo bisa mengakses prokesra ini,” tutur Khofifah.
Sementara itu, Pj Bupati Tulungagung Heru Suseno menyampaikan, bukan cuma untuk kesejahteraan petani, sentra tebu merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan gula masyarakat Tulungagung dan Jatim. Ke depannya Kabupaten Tulungagung dapat berkontribusi lebih lanjut kepada swasembada gula nasional.
”Pabrik gula yang mengolah tebu menjadi gula batu ini kurang lebih berjumlah 176 dan tersebar di 6 kecamatan. Pabrik ini merupakan salah satu sentra produsen gula di Kabupaten Tulungagung yang memenuhi kebutuhan gula masyarakat. Para petani tebu di sini sangat concerned terhadap kegiatan yang memedulikan good agricultural practice,” ujar Heru Suseno.
Sebelumnya, Ketua Gabungan Kelompok Tani Tebu (Gapoktanteb) Inti Rosan Makmur Sentosa M. Setiadi mengatakan, keberadaan gabungan kelompok tani itu dibentuk untuk menyelesaikan segala persoalan yang dihadapi sehari-hari. Seperti pola tanam tebu yang baik dan benar mulai pengolahan tanah yang benar, perawatan masa tumbuh tanaman tebu dan pemupukan yang sesuai. Sehingga bisa mendapatkan panen yang sesuai dengan standar teknis dan standar baku giling.
”Khusus pupuk kami sangat berterima kasih kepada PT Pupuk Kalimantan Timur sehingga persoalan pupuk petani tebu di Tulungagung sudah tidak ada masalah. Kemudian persoalan dana kami juga berterima kasih pada Bank Jatim dan Bank UMKM Jatim,” ucap M. Setiadi.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
