Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 9 Oktober 2023 | 04.34 WIB

Selama 5 Hari, Transaksi di Jatim Fest Capai Belasan Miliar Rupiah dan Sedot 30,82 Ribu Orang Pengunjung

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi menutup Jatim Fest 2023 di Jatim International Expo, Surabaya, Minggu (8/10). - Image

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi menutup Jatim Fest 2023 di Jatim International Expo, Surabaya, Minggu (8/10).

JawaPos.com–Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi menutup Jatim Fest 2023 di Jatim International Expo, Surabaya, Minggu (8/10). Digelar selama lima hari, pameran produk-produk UMKM itu mencatatkan transaksi hingga mencapai Rp 16.144.656.000 dengan total pengunjung 30.825 orang.

Gubernur Khofifah mengajak seluruh elemen strategis di Jawa Timur untuk terus memberikan penguatan lewat pendampingan untuk mendorong UMKM naik kelas. Itu penting mengingat kontribusi sektor UMKM pada PDRB Jatim memiliki persentase 58,4 persen pada akhir 2022.

”PR kita berikutnya, yaitu bagaimana mendekatkan para pelaku UMKM dengan digital IT dan ekosistem digital lain. Saya mohon kepada semuanya yang memiliki kemampuan untuk melakukan pendampingan dan kemampuan untuk bisa mendorong tumbuh kembang UMKM agar cepat naik kelas,” ujar Khofifah.

Khofifah optimistis, produk K-UMKM bisa terus ditumbuhkembangkan. Kurator-kurator juga bisa dilatih agar bisa diberikan sertifikasi. Seperti yang diinisiasi Bank Indonesia (BI) dan dikuatkan berbagai perguruan tinggi. Mereka ikut memberikan pelatihan-pelatihan bagi calon-calon kurator tersertifikasi.

Gubernur menyebutkan, produk-produk K-UMKM juga harus diperhatikan sertifikasi halal. Sebab ketika ada market yang besar membutuhkan, mereka sudah memiliki produk yang layak untuk mengakses market lebih luas, lebih besar dengan quality control yang terstandarisasi.

Dia menambahkan, hal tersebut menjadi perhatian. Sebab, ada beberapa produk khususnya makanan dan minuman yang membutuhkan syarat penelitian laboratorium guna mendapatkan sertifikasi halal. Sedangkan laboratorium yang ada belum cukup untuk bisa memberikan percepatan secara lebih signifikan.

”Sebetulnya sudah ada laboratorium milik BPOM, tapi bahwa keberadaan laboratorium lain yang mampu melakukan sertifikasi halal juga dibutuhkan untuk bisa memberikan percepatan terhadap mamin kita dengan sertifikasi halal,” kata Khofifah.

Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Jatim M. Aftabuddin Rizaluzzaman menyampaikan, Jatim Fest 2023 diikuti 88 peserta dan total sebanyak 198 stan. Dengan konsep yang lebih fresh dibanding tahun-tahun sebelumnya, Jatim Fest 2023 berhasil menarik animo masyarakat Jatim.

Dai berharap, penyelenggaraan Jatim Fest, bisa lebih meningkatkan kreativitas para pelaku usaha. Dengan demikian, kualitas produk UMKM di Jatim bisa terus meningkat dan memiliki daya saing di pasar dalam maupun luar negeri.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore