Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 September 2023 | 00.11 WIB

Fakta Baru, Sosok Pelaku Bullying Siswa SMP Cilacap Ternyata Anak Berprestasi, Juara Mengaji dan Jawara Silat

Pelaku bullying SMPN 2 Cimanggu Cilacap disebut warganet sebagai Mario Dandy Jilid 2. - Image

Pelaku bullying SMPN 2 Cimanggu Cilacap disebut warganet sebagai Mario Dandy Jilid 2.

JawaPos.com - Kasus bullying siswa SMP di Cilacap berhasil memancing kemarahan publik. Pasalnya, banyak pengguna internet hingga publik figur turut bersuara terkait perundungan tersebut.

Viralnya video penganiayaan tersebut membuat pihak SMP Cilacap terkejut dan prihatin terkait kejadian yang terjadi di antara kedua siswanya.

Seperti diketahui, baik pelaku dan korban berasal dari sekolah yang sama.

Di samping viralnya perundungan tersebut, fakta baru menunjukkan bahwa pelaku bullying siswa SMP di Cilacap itu ternyata merupakan siswa berprestasi di sekolahnya.

Diungkap oleh pihak sekolah, remaja berinisial MK (15 ) itu aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pencak silat dan pramuka.

Kepala sekolah SMP Cilacap mengaku terkejut mengetahui aksi perundungan yang dilakukan MK. Hal itu lantaran remaja tersebut dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sekolah.

Ia mengatakan bahwa MK menyukai kegiatan pencak silat bahwa menoreh prestasi di olahraga tersebut.

“Pelaku ikut dalam kejuaraan pencak silat tingkat kabupaten dan berhasil meraih juara 2,” ungkap Kepala Sekolah SMP Cilacap, dikutip dari RBG.id pada Kamis (28/9).

Bukan hanya di bidang olahraga, pelaku perundungan siswa SMP Cilacap itu juga pernah meraih prestasi dalam bidang keagamaan.

“Tahun ajaran baru, MK mengikuti lomba tilawah di tingkat kecamatan dan meraih juara,” sambung Kepala Sekolah SMP Cilacap.

Selain itu, pelaku bullying yang jago silat itu diketahui merupakan siswa yang aktif menjawab pertanyaan, baik dari guru maupun kepala sekolah.

“Saat kegiatan berolahraga dan interaktif, dia (pelaku) termasuk siswa yang aktif menjawab,” tutur WH.

Pihak sekolah pun merasa miris dan kaget atas kenakalan yang dilakukan MK tersebut.

“Luar biasa kaget dan miris. Tidak menyangka. Begitu mendengar ada kelompok Basis, saya aktif berkomunikasi dengan wali siswa,” katanya.

Sementara itu, MK dikenal sering pindah sekolah dan kabur dari pesantren di Tasikmalaya. Ia juga dikenal sering mencuri ikan milik warga di lingkungan rumahnya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore