
Foto tangkapan layar video masyarakat. Salah seorang siswa pingsan usai terkena dampak gas air mata dalam kericuhan di Jembatan 4, Rempang, Batam, Kamis (7/8).
JawaPos.com – Kerusuhan massa terjadi di Pulau Rempang, Batam, pada Kamis (7/9). Warga bentrok dengan aparat gabungan di sekitar jembatan IV, Barelang. Imbasnya, sebanyak sepuluh siswa SMPN 22 Galang harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam di Batuaji.
Sepuluh siswa dan satu guru perempuan menjalani penanganan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD) karena terkena efek tembakan gas air mata. Kondisi mereka sempat melemah, namun beberapa saat ditangani dan diberi obat akhirnya kembali pulih. Sementara, Melda sang guru dikabarkan masih terbaring lemas dan harus dipasang selang bantuan pernapasan di ruangan IGD. Melda mengalami sesak napas karena memiliki riwayat penyakit asma.
“Sesak panas, ” kata Melda di ruangan IGD seperti dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group).
Wiwin, guru lain yang menemani Melda dan para siswa di IGD menuturkan, kerusuhan terjadi saat siswa baru saja masuk dari jam istrahat. Belum sempat memulai pelajaran, tiba-tiba ada massa warga yang berlari masuk ke lingkungan sekolah dan diikuti dengan tembakan gas air mata.
“Kami semua kaget dan panik. Anak-anak berhamburan keluar dan ada yang lompat pagar,” kata Wiwin.
Setelah situasi mereda, para guru mencoba mengumpulkan kembali siswa tapi hanya sebagian yang terlihat. Sebanyak sepuluh siswa bersama Ibu Melda dilarikan ke RSUD Embung Fatimah karena lemas akibat efek tembakan gas air mata tadi.
“Yang lainnya belum kita pantau semua ini. Suasananya hiruk pikuk jadi belum terpantau semua. Tadi barusan ada kabar ada satu anak lagi dibawa ke klinik di Mako Marinir 10,” ujar Wiwin.
Direktur RSUD Embung Fatimah Batam dr Raden Roro Sri Widjayanti Suryandari membenarkan penanganan siswa dan guru yang jadi korban imbas tembakan gas air mata dari aparat dalam kerusuhan tersebut. Kerusuhan pecah menyusul rencana pengukuran lahan untuk pengembangan kawasan ekonomi baru di kelurahan Sembulang dan Rempang Cate.
“Anak-anak pada aman sudah ditangani dengan baik. Tak ada yang harus rawat inap. Hanya ibu guru yang masih kita tangani karena gangguan pernapasan, ” ujar Roro Sri.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan di lokasi yang sama menuturkan, kondisi kesehatan siswa yang terkena gas air mata sudah kembali membaik. Penanganan para siswa dan guru ini sepenuhnya jadi tanggung jawab Pemko Batam.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022