
DAYA TARIK: Pancaran cahaya api biru di Kawah Ijen menjadi magnet utama yang membuat para wisatawan datang. Namun, kini atraksi itu sementara tak bisa dinikmati.
JawaPos.com - Padamnya api biru yang jadi ikon utama pariwisata di Kawah Ijen menguak sebuah fakta menarik. Diketahui, atraksi yang lebih dikenal dengan sebutan blue fire itu berasal dari belerang yang terkena tekanan suhu panas.
Karena itulah, ketika belerang tersebut disiram oleh pelaku usaha tambang, api berwarna biru yang membuat Kawah Ijen begitu eksotis tersebut akhirnya hilang.
Hal itu terungkap saat pemkab menggelar rapat koordinasi dengan semua pihak menyikapi padamnya api biru Ijen pada awal pekan lalu. Berdasar penuturan dari pengelola tambang belerang Ijen, atraksi yang juga dikenal dengan nama api abadi itu bersumber dari belerang.
”Dari penuturan yang didapat oleh perusahaan tambang belerang yang beraktivitas di Ijen, bahwa warna biru tersebut muncul dari belerang yang terkena tekanan suhu mencapai 600 derajat,” jelas Kepala Bidang Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi Ainur Rofiq.
Karena itu, atraksi yang selama ini dikenal sebagai blue fire tersebut sebenarnya berasal dari uap yang muncul akibat belerang yang mengalami sublimasi. Akibatnya, ketika belerang itu disiram oleh penambang, api biru pun padam.
Meski demikian, warna biru menyala yang ada di Kawah ijen tersebut masih menjadi atraksi superlangka di dunia.
Karena itu, dalam pertemuan tersebut, salah satu solusi yang disiapkan agar api biru Kawah Ijen tetap menyala adalah melakukan rekayasa. Salah satunya pemasangan pipa penyalur gas panas bumi untuk memercikkan api biru. ”Dan itu semua perlu bujet yang tidak sedikit,” katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, selama beberapa pekan terakhir, api biru di Kawah Ijen tak bisa dinikmati wisatawan. Usut punya usut, hilangnya cahaya biru itu buntut penyiraman api oleh pengusaha tambang belerang yang beraktivitas di sana. (tar/aif/c17/ris)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
