Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 Agustus 2023 | 02.30 WIB

Viral Video Diduga Aliran Sesat di Gegerkalong Bandung, Begini Penjelasan Pakar Geopolitik Timur Tengah

Dina Sulaeman saat menjelaskan cara negara-negara barat mempersepsi Iran di negara-negara Arab. - Image

Dina Sulaeman saat menjelaskan cara negara-negara barat mempersepsi Iran di negara-negara Arab.

JawaPos.com - Dina Sulaeman, seorang pakar geopolitik Timur Tengah, ikut angkat bicara terkait video yang viral diduga aliran sesat di daerah Gegerkalong Bandung. Melalui akun twitter pribadinya @dina_sulaeman memberikan penjelasan adanya ritual tersebut.

“Saya sebagai orang yang bertahun-tahun tinggal di Timur Tengah, sering blusukan kesana-sini, langsung paham apa yang sebenarnya terjadi,” ungkapnya dalam thread Twitter dikutip pada Selasa (1/8).

Dina Sulaeman menjelaskan kejadian ini sebagai peringatan Asyura atau 10 Muharram. Salah satu tradisi Asyura adalah menyanyikan lagu atau qosidah sedih sambil memukul-mukul dada.

“Namanya tradisi, di Timur tengah emang kalau sedih tradisinya memukul-mukul dada. Ada yang bilang gaboleh, soal boleh atau gaboleh itu diskusi bidang fiqih ya, bukan wilayah saya,” lanjut Dina.

Pakar Geopolitik Timur Tengah itu mengungkapkan ulama-ulama di Timur Tengah melarang aksi-aksi melukai diri yang dilakukan kelompok-kelompok ekstrem, tapi untuk sekedar menepuk-nepuk dada diperbolehkan.

Selain itu, ia memberikan contoh video yang menampilkan banyak orang sedang menepuk-nepuk dada diiringi lagu qasidah yang terjadi di Iran. Dina juga membagikan video yang mirip dengan kejadian di Gegerkalong, namun ini terjadi di makam Al Husain di Karbala, Irak.

Menurutnya, peristiwa tersebut bukan ritual penyembah setan. Tradisi menepuk-nepuk dada untuk mengenang kematian Al Husain (Cucu Nabi Muhammad SAW) sudah menyebar ke penjuru dunia, termasuk Indonesia. Dia mencontohkan tari saman dengan Gerakan menepuk-nepuk dada sebagai simbol mengenang Al Hasan dan Al Husein.

Sebelumnya media sosial (medsos) digegerkan oleh video yang beredar diduga ritual aliran sesat di daerah Gegerkalong (Gerlong) Bandung. Video ini diunggah oleh akun Twitter @txtdaribandung pada Minggu (30/7).

“Beredar di grup Whatsapp adanya aliran sesat di daerah Gegerkalong, Kota bandung,” tulisnya dalam keterangan unggahan.

Dalam video tersebut nampak sekumpulan orang sedang menari-nari diiringi musik. Selain itu, suasana dalam bangunan tersebut diwarnai dengan lampu berwarna merah sehingga menambah kesan gelap.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore