JKT48 saat menggelar JKT48 Summer Tour di Mal Tentrem Semarang, Selasa (11/7)
JawaPos.com - JKT48 Summer Tour di Semarang menyisahkan masalah. Diketahui kalau pihak penyelenggara ternyata belum menyelesaikan urusan perizinan di kepolisian. Bahkan, panitia diduga tidak memberikan informasi utuh soal perizinan kepada JKT48 Operational Team
Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Donny S Lumbantoruan mengatakan, panitia atau penyelenggara baru mendapatkan rekomendasi dari Polsek Semarang Tengah. Padahal, ada jenjang yang harus dilakukan untuk mendapatkan izin dari Dirintelkam Polda Jateng.
“Perizinan itu jenjangnya memang harus mengajukan dulu dari tingkat bawah. Polsek bentuknya rekomendasi. Lalu rekomendasi itu meningkat di Polres. Sampai akhirnya keluar perizinan dari Dirintelkam Polda (Jateng),” ujarnya, Kamis (13/7).
Lebih lanjut dia mengatakan, yang seharusnya mengajukan adalah panitia atau event organizer (EO). Bukan manajemen JKT48 selaku pengisi acaranya. “Panitia. Dari EO,” tegas Donny.
Lebih lanjut dia menjelaskan, pengurusan izin tidak bisa instan. Butuh waktu dua minggu hingga sebulan lamanya. Dia mengungkapkan, surat pemberitahuan ke polsek pada 4 Juli. Rekomendasi di tingkat polsek keluar pada 6 Juli. Setelah itu, masuk ke Polres.
“Polres melihat (pengajuan izin) terlalu mendadak. Seharusnya sebulan atau dua minggu sebelumnya,” imbuh Donny.
Pengajuan itu akan melibatkan pihak intel karena mereka yang melakukan pengecekan di lokasi. Terutama kesiapan penyelenggara. Setelah itu, intel akan mengeluarkan rekomendasi. “Bukan soal siapa artisnya. Tapi ini (kegiatan) mengumpulkan banyak orang. Harus melihat perkiraan (massa). (Penyelenggara) tidak memperhitungkan waktu ideal (pengurusan izin),” jelasnya.
Hingga sore ini, Polisi terus meminta keterangan dari berbagai pihak. Sementara ini, sudah delapan orang yang diperiksa. Mereka adalah penyelenggara, keluarga korban, hingga dokter rumah sakit. Jumlah itu meningkat dari sebelumnya yang baru tiga orang dan dari penyelenggara.
Sebelumnya, Kapolsek Semarang Tengah Kompol Indra Romantika mengatakan jika pihaknya memang mengeluarkan rekomendasi. Tetapi, rekomendasi itu belum seutuhnya karena harus ke tingkat yang lebih tinggi. Tidak cukup sampai tingkat Polrestabes saja.
"Kalau kita merujuk pada peraturan yang ada, kalau mendatangkan artis nasional, itu yang mengeluarkan ijin dari Kapolda. Kalau kita hanya membuat surat rekomendasi untuk kegiatan tersebut," ujar Plt Kapolrestabes Semarang Kombes Lafri Prasetyono.
Dia juga menegaskan jika penyelenggara JKT48 Summer Tour itu belum mengantongi izin karena terlalu mepet. "Belum mendapatkan rekomendasi izin giatnya. Yang bersangkutan mengajukan, cuman tenggang waktu pengajuan itu, dari mereka mepet," jelasnya.
Terpisah, melalui akun Twitternya, manajemen JKT48 menyampaikan ucapan duka atas meninggalnya Ahmad Arsyad Risky. "Kami segenap member dan staff JKT48 mengucapkan turut berbelasungkawa atas berpulangnya salah satu pendukung JKT48. Semoga almarhum diterima di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkannya diberi kekuatan. Untuk menghormati kepergian beliau, JKT48 akan mengajak seluruh member, staff, dan fans yang hadir di JKT48 Summer Tour Malang dan Solo untuk mengheningkan cipta bersama sebelum aktivitas acara dimulai," tulisnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
