
Ilustrasi mengolah rotan. (Istimewa)
JawaPos.com - Perabotan yang terbuat dari rotan dikenal tidak hanya menarik secara estetika, namun juga tahan lama. Tidak heran bila furniture dan kerajinan rotan diminati di mancanegara.
Menurut data Kemenperin, ekspor produk furniture dan kerajinan pada tahun 2022 mencapai USD 3.5 miliar dengan tujuan ekspor utama antara lain ke Amerika Serikat, Jepang, Belanda, Jerman, dan Inggris.
Keberhasilan ekspor produk furniture rotan Indonesia ini tentunya tidak lepas dari potensi rotan yang melimpah di tanah air. Indonesia merupakan penghasil 80 persen bahan baku rotan dunia, sehingga merupakan salah satu negara produsen rotan terbesar dunia, selain Tiongkok dan Vietnam. Salah satu wilayah penghasil rotan terbesar yang terkenal dengan kualitasnya adalah Kalimantan Tengah.
Ternyata rotan juga memegang peranan penting dalam menjaga kelestarian lingkungan. Rotan dikenal sebagai sumber terbarukan yang cepat tumbuh. Bahkan rotan hanya bisa tumbuh jika ada tanaman penopang lainnya (simbiosis komensalisme) sehingga berpengaruh besar dalam pelestarian ekosistem hutan.
Cara pemanenan rotan pun cukup mudah dan tidak merusak lingkungan dengan hanya memotong bagian rotan yang diperlukan dan dibawa untuk diolah lebih lanjut.
Rotan idealnya menjadi alat pemberdayaan sosial dan ekonomi mengingat pemanenan rotan sebagian besar dilakukan oleh petani kecil. Mengingat permintaan rotan yang cukup besar, seyogyanya dapat mensejahterakan kehidupan para petani rotan. Sayangnya, rantai pasok rotan dari petani hingga ke tangan pengrajin rotan sangat panjang. Petani rotan umumnya hanya memperoleh margin yang sangat kecil, kurang dari 7% dari penjualan rotan mentah, dan sisanya diambil para tengkulak.
“Kami bertujuan mengubah lanskap industri yang kerap kali mengeksploitasi petani dan artisan. Sementara permintaan pasar akan furnitur dan dekorasi rumah dari rotan terus meningkat, hanya sedikit sekali pemberitaan mengenai praktik eksploitasi dari pabrik dan brand kepada petani kecil dan artisan,” ujar Randi Julian Miranda, Pendiri dan Direktur Utama Sustainable Rattan Supplier (SARAS) lewat keterangan resminya.
Bekerjasama dengan para petani di dua desa di Barito Utara, Randi mengatakan bahwa pihaknya menyediakan ketelusuran dari hulu ke hilir bagi brand dan usaha di bidang furnitur, dekorasi rumah, dan industri interior.
"Sebagai orang Dayak, saya melalui SARAS ingin memastikan bahwa rotan yang merupakan komoditas penting bagi suku Dayak bisa memberikan dampak positif seacara ekonomi dan lingkungan. Bagi kami orang Dayak, rotan adalah kehidupan, karena rotan memainkan peranan yang sangat penting dalam tradisi dan kehidupan sehar-hari orang Dayak," katanya lagi.
Ia melanjutkan, rotan dimanfaatkan untuk peralatan sehari-hari, bahan bangunan dan sebagai sumber penghasilan. Sejak pertengahan abad ke-19 setelah Portugis membuka jalur perdagangan dunia dan sampai sekarang, rotan telah menjadi komoditas penting bagi suku Dayak. Ada ribuan orang yang menggantungkan hidupnya pada rotan.
"Kami bekerja dengan prinsip keadilan, menjaga kualitas, dan transparansi. Keadilan yang dimaksud di sini adalah memberikan harga yang pantas untuk memenuhi kebutuhan hidup para petani rotan," ujar Randi.
"Selain itu, SARAS memberikan penguatan kapasitas bagi para petani terkait budidaya, pemanenan, dan pengolahan rotan sehingga dapat menjaga kualitas rotan sesuai permintaan pasar. Para mitra bisnis pun bisa menelusuri bahan baku rotan kami hingga ke kelompok petaninya, melihat keseluruhan proses SARAS, dan menjaga kelestarian lingkungan hutan di Kalimantan Tengah," tutupnya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
