
Pelaku hubungan badan atau inses dengan anaknya, Rudi saat memberikan keterangan kepada wartawan, Selasa (27/6).
JawaPos.com - Rudi, pelaku yang melakukan hubungan badan atau inses dengan anaknya membeberkan alasannya melakukan perbuatan keji itu. Dia mengaku hanya mengikuti anjuran guru spiritualnya untuk melakukan inses.
Rudi gelap mata, hingga melakukan persetebuhan dengan anak kandungnya sendiri, E yang saat itu masih berusia 14 tahun. Tidak tanggung-tanggung, Rudi melakukan perbuatan terlarang itu diduga sebanyak delapan kali. Hingga E melahirkan delapan anak. Satu anak yang dilahirkan masih hidup (diduga diadopsi, red).
Sementara tujuh anak lainnya, dibunuh dengan cara dibekap (mulut ditutup, red) lalu dikubur di lahan milik Prasetyo Tomo (46), yang ada di RT 1 RW 4 Kelurahan Tanjung, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas.
Melakukan hubungan badan atau inses dengan anaknya, E, dilakukan Rudi sejak tahun 2013 hingga tahun 2021, lantaran mendengarkan anjuran guru spiritualnya yang mengimingi-imingi Rudi cara agar cepat kaya.
Dari pengakuan Rudi kepada wartawan, Rudi menyebutkan, jika dia telah membunuh anak hasil hubungan insesnya dengan E sebanyak tujuh kali. "Tega, dengar bisikan-bisikan guru di Klaten," ungkap Rudi seperti dikutip Radar Banyumas (Jawa Pos Grup), Kamis (29/6).
Dijelaskan, anjuran dari gurunya itu yakni untuk menghamili anaknya agar cepat kaya. "Jika kamu ingin kaya, anak kamu hamili sampai tujuh kali dan bunuh," lanjutnya.
Namun saat ditanya apakah sudah kaya saat ini, Rudi hanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya. Rudi pun mengakui mengancam S (ibu kandung E, red) dan juga E, jika melaporkan perbuatannya.
"Mengancam. Saya bilang kalau kamu melapor akan saya bunuh," kata Rudi.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
