Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 10 Juni 2023 | 19.20 WIB

Terkait Aktor di Balik Bunker Narkoba di Kampus Ternama Makassar, Begini Kata Polda Sulsel

Direktur Narkoba Polda Sulsel Kombes Pol Dodi Rahmawan memastikan pihaknya akan mengejar dan mengungkap jaringan yang mengendalikan peredaran narkoba di dalam kampus. - Image

Direktur Narkoba Polda Sulsel Kombes Pol Dodi Rahmawan memastikan pihaknya akan mengejar dan mengungkap jaringan yang mengendalikan peredaran narkoba di dalam kampus.

JawaPos.com - Direktur Narkoba Polda Sulsel Kombes Pol Dodi Rahmawan memastikan pihaknya akan mengejar dan mengungkap jaringan yang mengendalikan peredaran narkoba di dalam kampus. "Saya berharap pihak kampus sama-sama merapatkan barisan, mengidentifikasi mahasiswa-mahasiswa atau komponen civitas akademika yang terindikasi," tegas Dodi.

Dengan begitu, kata dia, polisi bisa lebih maksimal menekan jaringan pengedar narkotika di kampus-kampus. Sebab, dirinya menyakini ada aktor utama yang bermain di situ.

"Saya yakin, pasti ada aktor di balik itu. Saya berharap khususnya dari civitas akademika menjadikan wadah lembaga pendidikan menjadi tempat untuk menginterploitasikan untuk orang-orang yang ingin menjadi penerus bangsa," tuturnya.

"Kalau ini sempat tidak terkendali, hancur generasi kita. Kita juga pernah temukan di sekolah, baik itu SMP, SMA, kita berkolaborasi dengan komponen pendidikan untuk mengangkat sekolah tangguh bersinar," sambung Dodi.

Ditanya kembali kepastian kampus mana yang dimaksud diduga ada bunker narkoba, Dodi masih enggan membeberkannya. Namun, ia menjelaskan jika bunker tersebut selama ini diduga telah dioperasikan pelaku pasar gelap peredaran narkoba di beberapa kampus yang ada di Makassar.

Pelakunya sendiri juga ia tidak disebutkan. Namun, informasi yang diperoleh FAJAR (Jawa Pos Group) dikendalikan oleh salah seorang alumni yang menjadikan mahasiswa sebagai target konsumennya.

"Bunkernya, brangkas penyimpanan barang bukti dan transaksi. Sejauh ini menurut pengakuan terakhir, sudah masuk 3 kg karena sudah beredar cukup lama," pungkas Dodi.

Terpisah Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suartana, mengaku perihal bunker yang diungkapan Ditresnarkoba Polda Sulsel adalah informasi yang masih dikembangkan. Baru akan dilakukan penyelidikan lebih jauh sebelum mengungkap kasusnya secara lebih jelas.

"Nanti kita akan cek (bunker narkoba), lalu dari hasil lidik kita akan perkuat lagi," tukasnya.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore