Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 27 Januari 2023 | 17.00 WIB

Kesigapan Penjaga Perlintasan KA "Selamatkan" Truk Pengangkut Mobil

TRUK MANDEK, KA MELINTAS: Proses evakuasi kecelakaan KA Sancaka jurusan Jogjakarta tujuan Stasiun Gubeng, Surabaya, yang menabrak truk pengangkut mobil di perlintasan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, tadi malam (26/1). (JAWA POS RADAR MOJOKERTO) - Image

TRUK MANDEK, KA MELINTAS: Proses evakuasi kecelakaan KA Sancaka jurusan Jogjakarta tujuan Stasiun Gubeng, Surabaya, yang menabrak truk pengangkut mobil di perlintasan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, tadi malam (26/1). (JAWA POS RADAR MOJOKERTO)

JawaPos.com - Mohammad Anam berlari ke arah barat begitu mendengar deru mesin kereta api (KA) mendekat. Penjaga perlintasan tanpa palang pintu di Dusun Damarsi, Desa Kepuhanyar, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, itu ingin memberi tanda bahwa ada truk yang tersangkut di rel.

Meski tetap terjadi tabrakan, berkat pria 40 tahun itu, benturan antara KA Sancaka jurusan Jogjakarta–Surabaya dengan truk pengangkut mobil tersebut tadi malam (26/1) bisa diminimalkan. Insiden di perlintasan yang terletak di Kecamatan Mojoanyar itu terjadi pukul 20.45.

Dilansir Jawa Pos Radar Mojokerto, tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Peristiwa bermula ketika truk towing melaju dari arah utara di jalur alternatif Surabaya–Mojokerto tersebut. Truk memilih jalur itu lantaran terjadi pengalihan arus di bypass Mojokerto imbas pengaspalan jalan.

Setiba di perlintasan KA Dusun Damarsi, truk tak bisa berjalan. Truk dengan sasis rendah itu mandek di tengah-tengah rel karena bagian bawahnya tersangkut. ’’Sopir truknya langsung turun mau dongkrak truk,’’ ujar Anam di lokasi.

Di tengah upaya mendongkrak sasis truk itulah, KA Sancaka datang dari arah barat atau Jombang. Mengetahui hal tersebut, Anam berinisiatif memberi tahu masinis kereta bahwa ada truk yang bermasalah di perlintasan.

Warga Dusun Damarsi itu berlari kencang supaya kereta bisa mengambil ancang-ancang. ’’Saya lari kurang lebih 200 meter, keretanya bisa mengerem tapi tidak sampai berhenti,’’ jelasnya.

Saat itu, masinis masih bisa menarik tuas rem. Kendati kereta bisa melambat, tabrakan tetap tak terhindarkan. Truk towing dengan muatan sekitar enam mobil itu tetap tertabrak dan sempat terdorong sekitar 5 meter. ’’Tidak ada korban jiwa, sopirnya juga sudah menjauh,’’ imbuhnya.

Sampai berita ini selesai ditulis pukul 22.30, proses evakuasi masih diupayakan. Evakuasi melibatkan petugas stasiun, PT KAI, kepolisian, dan PMI. Ratusan warga yang penasaran dengan insiden tersebut mengerumuni lokasi.

Tabrakan mengakibatkan satu unit mobil yang diangkut truk ringsek di bagian bodi samping. Sementara itu, akibat kejadian tersebut, penumpang kereta harus menunggu dan terpaksa terlambat sampai tujuan.

Anzat, penumpang asal Madiun, mengatakan, semua penumpang kereta jurusan Jogja–Surabaya itu selamat. Masinis masih bisa melakukan pengereman sehingga tidak sampai terjadi benturan hebat.

’’Sebelumnya kencang kira-kira 100 kilometer per jam, tapi pas mendekat sudah direm sampai mungkin 50 kilometer per jam,’’ bebernya.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore