
TRUK MANDEK, KA MELINTAS: Proses evakuasi kecelakaan KA Sancaka jurusan Jogjakarta tujuan Stasiun Gubeng, Surabaya, yang menabrak truk pengangkut mobil di perlintasan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, tadi malam (26/1). (JAWA POS RADAR MOJOKERTO)
JawaPos.com - Mohammad Anam berlari ke arah barat begitu mendengar deru mesin kereta api (KA) mendekat. Penjaga perlintasan tanpa palang pintu di Dusun Damarsi, Desa Kepuhanyar, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, itu ingin memberi tanda bahwa ada truk yang tersangkut di rel.
Meski tetap terjadi tabrakan, berkat pria 40 tahun itu, benturan antara KA Sancaka jurusan Jogjakarta–Surabaya dengan truk pengangkut mobil tersebut tadi malam (26/1) bisa diminimalkan. Insiden di perlintasan yang terletak di Kecamatan Mojoanyar itu terjadi pukul 20.45.
Dilansir Jawa Pos Radar Mojokerto, tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Peristiwa bermula ketika truk towing melaju dari arah utara di jalur alternatif Surabaya–Mojokerto tersebut. Truk memilih jalur itu lantaran terjadi pengalihan arus di bypass Mojokerto imbas pengaspalan jalan.
Setiba di perlintasan KA Dusun Damarsi, truk tak bisa berjalan. Truk dengan sasis rendah itu mandek di tengah-tengah rel karena bagian bawahnya tersangkut. ’’Sopir truknya langsung turun mau dongkrak truk,’’ ujar Anam di lokasi.
Di tengah upaya mendongkrak sasis truk itulah, KA Sancaka datang dari arah barat atau Jombang. Mengetahui hal tersebut, Anam berinisiatif memberi tahu masinis kereta bahwa ada truk yang bermasalah di perlintasan.
Warga Dusun Damarsi itu berlari kencang supaya kereta bisa mengambil ancang-ancang. ’’Saya lari kurang lebih 200 meter, keretanya bisa mengerem tapi tidak sampai berhenti,’’ jelasnya.
Saat itu, masinis masih bisa menarik tuas rem. Kendati kereta bisa melambat, tabrakan tetap tak terhindarkan. Truk towing dengan muatan sekitar enam mobil itu tetap tertabrak dan sempat terdorong sekitar 5 meter. ’’Tidak ada korban jiwa, sopirnya juga sudah menjauh,’’ imbuhnya.
Sampai berita ini selesai ditulis pukul 22.30, proses evakuasi masih diupayakan. Evakuasi melibatkan petugas stasiun, PT KAI, kepolisian, dan PMI. Ratusan warga yang penasaran dengan insiden tersebut mengerumuni lokasi.
Tabrakan mengakibatkan satu unit mobil yang diangkut truk ringsek di bagian bodi samping. Sementara itu, akibat kejadian tersebut, penumpang kereta harus menunggu dan terpaksa terlambat sampai tujuan.
Anzat, penumpang asal Madiun, mengatakan, semua penumpang kereta jurusan Jogja–Surabaya itu selamat. Masinis masih bisa melakukan pengereman sehingga tidak sampai terjadi benturan hebat.
’’Sebelumnya kencang kira-kira 100 kilometer per jam, tapi pas mendekat sudah direm sampai mungkin 50 kilometer per jam,’’ bebernya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
