Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 20 November 2022 | 12.26 WIB

Sanggar Seni Kalikoa, Rupbasan Cirebon, dan FJC, Gelar Pentas Seni

Para penari dari Sanggar Seni Manunggaling Dharmasastra. Istimewa - Image

Para penari dari Sanggar Seni Manunggaling Dharmasastra. Istimewa

JawaPos.com–Sanggar Seni Manunggaling Dharmasastra bekerja sama dengan Rupbasan Kelas 1 Cirebon dan Forum Jurnalis Cirebon (FJC) selenggarakan pergelaran bebarang seni budaya. Kegiatan pentas seni itu diselenggarakan di Aula Desa Kalikoa, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jumat (18/11).

Kepala Rupbasan Kelas 1 Cirebon Fajar Nurcahyono mengapresiasi penyelenggaraan suguhan aneka tarian tradisional tersebut dan antusias warga yang hadir. ”Meski terbilang belia, anak-anak sanggar ini berhasil mempertontonkan kemampuan terbaik mereka. Keselarasan gerak tari dipadu gamelan tampak menjadi sebuah harmonisasi,” kata Fajar.

Dia berharap, dengan kegiatan pentas seni budaya tersebut, dapat lebih menarik minat generasi Z dalam mempelajari, mengembangkan, serta melestarikan seni tari tradisional. Sebab, itu semua merupakan aset budaya bangsa.

Sementara itu, Ketua Forum Jurnalis Cirebon (FJC) Andik Arsawijaya melihat pertunjukan pentas seni tari sebagai salah satu aset daerah dalam mendukung peningkatan kunjungan pariwisata. ”Semoga potensi ini bisa dilirik pemerintah daerah dalam mendukung pelestarian seni budaya. Sehingga dampaknya bisa dirasakan para pelaku seni dan warga umumnya,” ungkap Andik.

Selain itu, menurut dia kegiatan itu merupakan contoh nyata generasi penerus dalam melestarikan seni  budaya. ”Mudah-mudahan dengan pentas seni ini, bakat anak-anak tetap terpelihara. Dan seni tradisional tetap lestari di bumi Cirebon,” tutur Andik.

Pergelaran tersebut merupakan panggung apresiasi bagi anak-anak Sanggar Seni Manunggaling Dharmasastra. Dari hasil latihan, anak-anak berani tampil di depan umum, dan mampu menampilkan potensi masing-masing dalam bidang seni tari.

Dibawakan 20 penari, sedikitnya 6 tarian dipertunjukkan di hadapan para penonton. Di antaranya, tari topeng Samba, Tumenggung, dan Kelana; tari sintren, dan tari mojang.

Nana Surya Sukmawardhana, pimpinan Sanggar Seni Manunggaling Dharmasastra menyambut baik kolaborasi yang terbangun antara pihaknya, Rupbasan Kelas 1 Cirebon dan FJC. Dia berharap dengan pentas seni tersebut, masyarakat dapat lebih mengenal dan mencintai budaya kearifan lokal.

”Nilai budaya sekarang sudah mulai tergerus peradaban modern. Sehingga dengan ajang ini mereka akan mencintai seni budaya kearifan lokal dan berperan aktif dalam pelestariannya,” kata Nana.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore