
Ilustrasi pasar malam di Alun-alun Utara Keraton Surakarta menyambut Sekaten. Aris Wasita/Antara
JawaPos.com–Dua gamelan pusaka milik Keraton Surakarta akan diarak menuju ke Masjid Agung Surakarta pada Sabtu (1/10). Hal itu sebagai penanda dimulainya upacara adat sekatenan.
Pengageng Parentah Keraton Surakarta KGPHA Dipokusumo mengatakan, dua gamelan pusaka tersebut yakni Kyai Guntur Madu dan Kyai Guntur Sari. Arak-arakan gamelan tersebut juga menjadi puncak acara sekaten.
Dia menjelaskan, arak-arakan akan melibatkan sekitar 1.000 orang. Acara dibuka dengan keluarnya dua gamelan pusaka tersebut dari dalam keraton.
Untuk seperangkat gamelan Kyai Guntur Sari akan diletakkan di bangsal selatan bernama Pradonggo. Sedangkan Kyai Guntur Madu diletakkan di bangsal utara atau bangsal Pragonggo.
Dua gamelan pusaka tersebut akan terus ditabuh selama sepekan hingga 9 Oktober. Gamelan pusaka itu berhenti ditabuh saat puncak acara yang ditandai dengan dihelatnya Grebeg Maulud.
Sementara itu, menurut Dipokusumo, sekaten pada tahun ini, kembali diselenggarakan secara normal. Sebelumnya sekatenan digelar dalam skala pembatasan akibat pandemi Covid-19.
Penurunan angka kasus Covid-19 dan kelonggaran dalam penyelenggaraan kegiatan yang diberikan pemerintah, menurut dia, menjadi pertimbangan kembali diselenggarakan kegiatan budaya tersebut.
”Sekaten sudah jadi tradisi sejak Kerajaan Demak masih eksis dan diteruskan sampai hari ini. Tahun ini, kami adakan lagi,” ujar Dipokusumo.
Seperti sebelumnya, penyelenggaraan sekaten diramaikan pasar malam di Alun-alun Utara dan Alun-alun Selatan Keraton Surakarta. Untuk sekaten tahun ini diselenggarakan selama 18 September sampai 16 Oktober.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
