
Sri Susuhunan Pakubuwono XIII, Raja Keraton Surakarta mangkat hari ini, Minggu (2/11/2025) di usia 77 tahun. (M Ihsan/Radar Solo)
JawaPos.com - Suksesi Raja Solo sepeninggal Pakubuwono XIII memantik konflik. Dua putranya, KGPAA Hamangkunegoro (Gusti Purbaya) dan KGPH Hangabehi, berebut tahta. Meski persoalan terjadi di internal Keraton Surakarta Hadiningrat, perebutan tahta tersebut menarik atensi publik. Lantas bagaimana silsilah mendiang Pakubuwono XIII? Berikut penjelasanya.
Sepanjang hidupnya, Pakubuwono XIII menikah 3 kali. Dalam 3 kali pernikahan tersebut, Pakubuwono XIII bercerai 2 kali. Istri pertama Pakubuwono XIII adalah KRAy Endang Kusumaningdyah (Nuk Kusumaningdyah), pernikahan itu berakhir perceraian sebelum Pakubuwono XIII naik tahta. Hal serupa terjadi dalam pernikahan kedua Pakubuwono XIII dengan dengan KRAy Winari (Winari Sri Haryani).
Pernikahan yang tidak berujung perceraian terjadi saat Pakubuwono menikahi GKR Pakubuwana (Asih Winarni/KRAy Adipati Pradapaningsih), dia adalah istri sekaligus permaisuri bagi Pakubuwono XIII. Dari 3 kali pernikahan tersebut, Pakubuwono XIII dikarunia 7 orang anak. Yakni 2 anak laki-laki yang kini berebut tahta, dan 5 orang anak perempuan.
Dari istri pertama KRAy Endang Kusumaningdyah (Nuk Kusumaningdyah) lahir anak-anak perempuan bernama GKR Timoer Rumbai Kusuma Dewayani, GRAy Devi Lelyana Dewi, dan GRAy Dewi Ratih Widyasari. Dari istri kedua, KRAy Winari Sri Haryani lahir KGPH Hangabehi atau KGPH Mangkubumi dengan nama lahir GRM Suryo Suharto), GRAy Sugih Oceania (almarhumah), dan GRAy Putri Purnaningrum.
Kemudian dari istri ketiga GKR Pakubuwono lahir seorang anak bernama KGPAA Hamangkunegara Sudibya Rajaputra Narendra Mataram atau Gusti Purbaya. Kedua putra yang saat ini berebut tahta Raja Solo atau gelar Pakubuwono XIV adalah Gusti Purbaya dan KGPH Hangabehi. Sebagaimana dikutip dari pemberitaan Radar Solo (Jawa Pos Group), kedua putra Pakubuwono XIII sama-sama mengklaim tahta.
Gusti Purbaya sudah melalui prosesi jumenengan atau penobatan raja tadi pagi (15/11) Dia mendapat dukungan dari GKR Timoer Rumbai Dewayani, putri tertua mendiang Pakubuwono XIII. Sementara kubu Lembaga Dewan Adat (LDA) yang dipimpin GKR Wandansari Koes Murtiyah atau Gusti Moeng, adik dari Pakubuwono XIII mengusung KGPH Hangabehi.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
