
Photo
JawaPos.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menepati janji untuk membantu Ibu Luh Rusmiati, 43, yang merupakan seorang pengrajin dari limbah kertas. Sebelum acara G20, Sandi pernah bertemu dengan ibu yang berasal dari Desa Sudaji, Sawan, Buleleng, Bali itu.
Sandiaga dan Ibu Luh sebelumnya sempat bertemu saat acara G20 di Plataran Menjangan Taman Nasional Bali Barat, Buleleng pada Kamis (7/7) lalu. Sandiaga pun menunaikan janjinya untuk menemui Ibu Luh di Desa Sudaji.
"Nah ini saya sudah menepati janji nih. Saya sudah datang setelah kita bertemu di Mejangan saya janji sama Bu Rusmiati ini untuk datang langsung nih ke Desa Wisata Sudaji di Gegaen Lima Craft," ujar Sandiaga di lokasi, Jumat (19/8).
Sandiaga menanyakan kendala Ibu Luh. Saat itu, Ibu Luh mengadu soal usahanya bernama Gegaen Lima Craft yang menghasilkan tas, bingkai pajangan, vas bunga, hingga miniatur dari limbah kertas belum memiliki logo.
Tak lama berselang, Sandiaga langsung menelpon desainer logo bernama Akbar untuk memfasilitasi kendala Ibu Luh. Akbar pun menyanggupi bakal membuatkan logo untuk usaha Ibu Luh.
"Ini adalah bentuk dukungan pemerintah yang langsung konkret, cepet, tidak pakai lama, tidak pakai ruwet, tidak pakai mumet. Langsung Bu Luh mudah-mudahan dalam waktu singkat punya logo baru," ucap Sandiaga lewat keterangan tertulisnya.
Sandiaga berharap dengan logo barunya nanti, usaha Ibu Luh bisa lebih berkembang. Kemudian, dia juga berharap nantinya Ibu Luh bisa membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya.
"Pulih lebih cepat bangkit lebih kuat, membuka lapangan kerja dan karena masih banyak tantangan-tantangan ekonomi ke depan, mudah-mudahan ekonomi masyarakat yang ada di Desa Sudaji ini dan juga UMKM-UMKM di sini bisa menghadapi tantangan krisis ekonomi ke depan," pungkasnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
