Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 25 Juni 2022 | 02.50 WIB

Bakar Jaudah, Kudapan Khas Masyarakat Jangkat di Merangin

Peserta festival membakar jaudah di Festival Jangkat, Jumat (24/6/2022). (Istimewa) - Image

Peserta festival membakar jaudah di Festival Jangkat, Jumat (24/6/2022). (Istimewa)

JawaPos.com - Masyarakat Jambi, khususnya di Jangkat, Kabupaten Merangin memiliki kudapan khas. Yaitu jaudah. Masyarakat setempat memiliki tradisi terkait jaudah, yakni bakar jaudah.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi M. Arif Budiman mengatakan, pihak berusaha mengenalkan tradisi bakar jaudah atau pengganana khas Merangin ke luar daerah. Tradisi bakar jaudah itu dikemas dalam Festival Jangkat.

Dia menerangkan, bakar jaudah sangat dekat dan sudah menjadi santapan kehidupan masyarakat Jangkat. Tradisi bakar jaudah sendiri sudah turun menurun sejak lama. Kini, sebanyak 2.500 jaudah dibakar dan disajikan untuk masyarakat sekitar Kabupaten Merangin.

"Bakar jaudah biasanya dibuat saat ada perayaan hari besar keagamaan atau acara pesta masyarakat sebagai kudapan khas masyarakat Jangkat," ungkap Arif di sela-sela Festival Jangkat di Jangkat, Kabupaten Merangin, Jambi, Jumat (24/6).

Lebih lanjut Arif menjelaskan, proses pembuatan jaudah sebetulnya tidak terlalu berbeda dengan pembuatan dodol pada umumnya. Namun, ada satu resep khusus yang membuat jaudah tahan lama.

"Proses pembuatan selama seharian, menggunakan tepung ketan dan gula. Dodol jaudah tidak seperti dodol pada umumnya, jaudah tidak menggunakan santan membuat jaudah tahan lama tanpa bahan pengawet. Tahan hingga satu tahun," jelas Arif.

"Kenapa dibakar? Karena dengan dibakar, jaudah khas Jangkat rasanya akan lebih legit, lebih empuk. Itulah yang membuat jaudah Jangkat berbeda dengan dodol-dodol khas dari daerah lainnya," lanjut pria berkacamata tersebut.

Tidak hanya awet selama satu tahun, pembuatan jaudah asal Jangkat pun dibuat dengan cara yang berbeda. Jaudah ala Jangkat dicetak menggunakan bambu dan dipotong kecil kecil, sebelum disajikan untuk disantap.

Arif menyebut bahwa Festival Jangkat baru kali pertama digelar. Ke depannya bakal menjadi agenda tahunan di Jangkat.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore