Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 Februari 2022 | 23.17 WIB

Pasien RSAM Dievakuasi dan Dirawat di Tenda Darurat setelah Gempa

Pasien dievakuasi saat gempa bumi yang terasa di Bukittinggi. Al Fatah/Antara - Image

Pasien dievakuasi saat gempa bumi yang terasa di Bukittinggi. Al Fatah/Antara

JawaPos.com–Gempa bumi di Sumatera Barat (Sumbar) memaksa belasan pasien di Rumah Sakit Achmad Mochtar (RSAM) Kota Bukittinggi. Mereka dirawat di tenda yang dipasang di luar bangunan untuk keamanan.

”Pihak RSAM bersama 14 orang perwakilan pasien menyepakati untuk yang sebelumnya dirawat di lantai tiga dan lantai empat dievakuasi sementara ke tenda yang kami pasang di luar bangunan,” kata Humas RSAM Murshalman Chaniago seperti dilansir dari Antara di Bukittinggi, Jumat (25/2).

Dia mengatakan, rentetan gempa yang berpusat di Pasaman Barat itu terasa kuat di Kota Bukittinggi. Gempa sempat membuat panik pasien beserta seluruh pegawai rumah sakit setempat.

”Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pasien serta petugas, kami ambil keputusan tersebut melalui instruksi langsung direktur,” ujar Murshalman.

Awalnya pada gempa awal yang terjadi, pihak RSAM masih bisa mengkondisikan dan pasien hanya terkejut saat goncangan yang terjadi karena tidak terdapat kerusakan bangunan. ”Tapi setelah gempa susulan yang lebih dari dua kali terjadi, pasien melalui pihak keluarga sepakat kita evakuasi ke tenda yang dikoordinasikan bersama Dinas Sosial Kota Bukittinggi,” papar Murshalman Chaniago.

Saat proses evakuasi berlangsung, beberapa pasien juga masih menggunakan selang infus dan ada yang dilengkapi tabung oksigen. ”Ada sekitar 14 pasien yang dievakuasi dari lantai tiga dan empat Gedung Ambun Suri, dan beberapa orang meminta pulang karena merasa tidak nyaman dan itu sudah sesuai izin dari perawat,” tutur Murshalman Chaniago.

Gempa bumi bermagnitudo 6,2 mengguncang wilayah Sumatera Barat tepatnya 17 km timur laut Pasaman Barat pada Jumat (25/2) pukul 08.39 WIB. Informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, gempa yang berlokasi di 0.15 derajat lintang utara dan 99.98 derajat bujur timur pada kedalaman 10 km itu tidak berpotensi tsunami.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore