
Para jamaah umrah asal Sulsel yang diberangkatkan ke Jakarta untuk bergabung dengan jamaah umrah lainnya sebelum bertolak ke Arab Saudi. Kemenag Sulsel/Antara
JawaPos.com–Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan Ali Yafied melepas keberangkatan 46 jamaah umrah ke Arab Saudi di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar.
”Kepada para jamaah umrah, kami menitipkan pesan agar selalu menjaga protokol kesehatan dengan ketat, menjaga nama baik bangsa Indonesia agar kita tidak lagi di-banned oleh Kerajaan Arab Saudi,” ujar Ali Yafied seperti dilansir dari Antara di Makassar, Rabu (19/1).
Dia mengatakan, protokol kesehatan harus dipatuhi. Pemerintah Arab Saudi sangat ketat dalam aturan tersebut karena saat ini pandemi Covid-19 belum usai.
Ali Yafied menyampaikan kepada para jamaah umrah tersebut jika pada 2020, Indonesia pernah dilarang (banned) memasuki Arab Saudi karena tidak mematuhi aturan protokol kesehatan.
”Jangan lagi kasus 2020 berulang, karena banyak jamaah yang tidak mematuhi prokes, sehingga Indonesia di-banned Arab Saudi,” terang Ali Yafied.
Ali Yafid menjelaskan, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sudah menegaskan bahwa pemberangkatan jamaah umrah asal Indonesia tidak akan dihentikan, tapi harus memastikan bahwa proses keberangkatan jamaah umrah akan tetap menerapkan skema kebijakan satu pintu atau one gate policy (OGP).
Menurut dia, kebijakan satu pintu itu untuk mengatur kedisiplinan para jamaah umrah, sehingga tidak ada yang daerah bisa terbang sendiri-sendiri. Adapun 46 jamaah umrah berasal dari 7 biro perjalanan haji dan umrah atau travel yang merupakan anggota DPD Amphuri Sulampua yakni Travel Arrafsya, Rajawali, Babussalam, Biota Paotere, Alhajj, Kareba, dan Alfawwaz.
Jamaah umrah diterbangkan dari Bandara Sultan Hasanuddin Makassar menuju Bandara Soekarno-Hatta Jakarta menggunakan maskapai Garuda Indonesia. Ardiansyah Arsyad, ketua DPD Amphuri Sulampua bersyukur atas pemberangkatan perdana jamaah umrah. Dia optimistis animo calon jamaah umrah semakin besar, utamanya dari Sulsel.
”Alhamdulillah ini baru pemberangkatan perdana dari DPD Amphuri dan selanjutnya sudah siap sejumlah grup lagi, ini menandakan animo yang besar dari jamaah asal Sulsel,” tutur Ardiansyah.
Sementara itu, General Manager PT Garuda Indonesia di Makassar Putu Tedy menambahkan, telah menyiapkan armada terbaru untuk memberangkatkan jamaah umrah. ”Termasuk jika Bandara Sultan Hasanuddin sudah dibolehkan untuk direct flight ke Arab Saudi,” sambung Putu Tedy.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
