
Kapolda Jateng Irjen Pol.Ahmad Luthfi mengecek kondisi pengungsi di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Senin (25/10). Humas Polda Jateng/Antara
JawaPos.com–Sekitar 200 warga masih mengungsi di beberapa titik pengungsian pascagempa bumi yang melanda wilayah Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, dan sekitarnya. Gempa terjadi sejak Sabtu (23/10) hingga Minggu (24/10).
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi mengecek langsung kondisi pengungsi yang hampir sebagian merupakan anak-anak itu di Desa Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Kapolda Ahmad ingin memastikan protokol kesehatan tetap jalankan meski berada di lokasi pengungsian.
”Meskipun di tempat pengungsian, protokol kesehatan harus tetap jalan,” kata Ahmad Luthfi seperti dilansir dari Antara, Senin (25/10).
Menurut dia, para warga hanya merasa trauma akibat guncangan gempa.
Sementara Kepala BPBD Kabupaten Semarang Heru Subroto menjelaskan, selain di Desa Pojokdari, tenda juga disiapkan di halaman RSUD Ambarawa untuk mengantisipasi warga yang trauma. Dari hasil pendataan, terdapat 33 rumah warga yang terdampak guncangan gempa dua hari terakhir itu.
”Tidak roboh, hanya retakan,” terang Heru Subroto.
Sebelumnya, BMKG mencatat terjadi rentetan gempa Bumi di Salatiga, Banyubiru, Bawen, dan Ambarawa, Provinsi Jawa Tengah, sejak Sabtu (23/10) dinihari pukul 00.32 WIB yang dipicu sesar aktif. Episenter gempa terletak di koordinat 7,296 LS dan 110,38568 BT tepatnya di darat pada jarak 13 km arah barat laut Kota Salatiga dengan kedalaman hiposenter 6 km.
Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa memiliki magnitude 3,0 diikuti tujuh kali rentetan gempa susulan (aftershocks), dengan magnitudo 2,9 kemudian 2,5 selanjutnya 2,5 lalu 2,6 dan 2,1 serta 3,0 dan 2,7 yang terjadi pukul 06.44.56 WIB. BMKG mencatat setidaknya 31 gempa susulan yang terjadi hingga Minggu (24/10) siang.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
