
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Rafika Yahya/JawaPos.com
JawaPos.com–Berdasar data asesmen situasi Covid-19 tingkat provinsi dari Kemenkes RI, per 14 September, Jawa Timur menjadi satu-satunya provinsi di Jawa yang masuk level 1. Saat ini, 4 provinsi di Jawa masih berada pada level 2 dan 1 provinsi level 3.
Level situasi Covid-19 di Jawa Timur meningkat lebih baik dibanding sebelumnya di level 2 berdasar asesmen 6 September. Atas capaian tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengaku kondisi itu patut disyukuri.
Khofifah kembali menyampaikan terima kasih atas sinergi dan kerja keras semua pihak dalam mencegah penyebaran Covid-19 di Jatim. Khususnya segenap Forkopimda Jatim, pemkab/pemkot, tenaga kesehatan (nakes), tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, media, dan seluruh elemen masyarakat.
’’Alhamdulillah, Jawa Timur menjadi satu-satunya provinsi yang pertama masuk level 1 sesuai asesmen yang dilakukan Kemenkes RI. Alhamdulillah, Terima kasih, ini adalah hasil kerja keras dari semua pihak, termasuk bupati/wali kota bersama Forkopimda se-Jatim, nakes dan elemen strategis dan sebagainya,” ujar Khofifah, Kamis (16/9).
Menurut Khofifah, dari total perkembangan level, membuat situasi asesmen Provinsi Jatim berada di level 1 hasil asesmen situasi Covid-19 Kemenkes RI. Asesmen tersebut dilihat dari faktor tingkat kasus terkonfirmasi, tingkat pasien rawat RS, tingkat kematian, transmisi komunitas, tingkat testing, tingkat tracing, tingkat treatment, dan kapasistas respons.
Tingkat kasus terkonfirmasi, tingkat pasien rawat RS, tingkat kematian, dan transmisi komunitas berada pada level 1. Tingkat testing, tracing, treatment, dan kapasitas respons berada dalam kondisi memadai. Karena itu, asesmen situasi berada di level 1.
Tak hanya tingkat Provinsi Jawa Timur yang berada level 1, Khofifah menyampaikan, terdapat 9 kabupaten/kota di Jatim masuk dalam level 1 sesuai asesmen situasi Covid-19 dari Kemenkes RI per 14 September. Yakni, Kabupaten Situbondo, Sidoarjo, Pasuruan, Sidoarjo, Madiun, Lamongan, Kota Surabaya, Kabupaten Jember, Gresik, dan Banyuwangi.
Khofifah menambahkan, kondisi itu mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya dalam asesmen yang dilakukan pada 12 September dari 6 kabupaten/kota menjadi 9 kabupaten/kota.
’’Alhamdulillah ada 9 kabupaten/kota yang masuk pada level 1 dari hasil asesmen Kemenkes RI. Jatim merupakan asesmen level 1 kabupaten/kota terbanyak di Jawa dan Bali,” tutur Khofifah.
Untuk level 2, terdapat peningkatan dari 19 kabupaten/kota per 12 September menjadi 26 kabupaten/kota per 14 September. Di antaranya yakni Kabupaten Tulungagung, Tuban, Sumenep, Sampang, Probolinggo, Ponorogo, Pamekasan, Pacitan, Ngawi, Nganjuk, Mojokerto, Malang, Magetan, Lumajang, Kota Probolinggo, Kota Pasuruan, Kota Mojokerto, Kota Malang, Kota Madiun, Kota Kediri, Kota Batu, Kediri, Jombang, Bondowoso, Bojonegoro, dan Blitar.
Asesmen dari Kemenkes RI yang dilaksanakan pada 12 dan 14 September, untuk level 3 terjadi penurunan dari 13 menjadi 3 kabupaten/kota. Yaitu Kabupaten Trenggalek, Bangkalan, dan Kota Blitar.
Gubernur Khofifah meminta semua pihak dapat mempertahankan capaian asesmen serta posisi zonasi level daerah, maupun unsur-unsur lain. Selain itu, seluruh elemen masyarakat diminta tidak lengah dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) di manapun berada.
’’Sehingga Covid-19 makin terkendali dan terus melandai. Tetap memakai masker, menjaga jarak yang aman, menghindari kerumunan, dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Kondisi seperti ini patut kita syukuri saat ini. Jatim sudah bebas zona merah serta di level 1 asesmen Kemenkes RI. Vaksinasi terus kita gencarkan. Namun prokes jangan sampai lengah. Tetap jaga prokes agar kita segera bisa keluar dari pandemi,” ucap Khofifah.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
