
Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor mengecek penanganan pasien Covid-19 di rumah sakit. Firman/Antara
JawaPos.com–Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor dan wakilnya Muhidin langsung mengecek penanganan pasien Covid-19 di Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru, usai dilantik Presiden Joko Widodo.
”Saya memeriksa ketersediaan oksigen dan sistem penanganan pasien di rumah sakit,” terang Sahbirin seperti dilansir dari Antara di Banjarmasin, Minggu (29/8).
Ada dua rumah sakit yang disambangi yaitu RSUD Ulin Banjarmasin dan RSUD Dr Moch Ansari Saleh Banjarmasin. Sementara Muhidin ke RSUD Idaman Banjarbaru.
Menurut Sahbirin, kesiapan fasilitas kesehatan penting menghadapi pasien Covid-19. Apalagi jumlah kematian trennya juga sempat naik. ”Kalau tambahan tentunya juga seiring dengan peningkatan pengujian dan penelusuran. Deteksi dini penting untuk mencegah kondisi lebih parah yang terpapar Covid-19 akibat terlambat ditangani,” jelas Sahbirin.
Dia mengingatkan masyarakat untuk disiplin protokol kesehatan dan mengurangi mobilitas agar menekan kasus Covid-19 yang merupakan penularan dari satu orang ke lain ketika berinteraksi. Begitu juga pelaku usaha agar mematuhi aturan PPKM yang kini ditetapkan. Sehingga, beberapa daerah di Kalimantan Selatan pada level 4 dapat segera diturunkan menjadi level 3 atau lebih longgar lagi.
”Kalau semua disiplin prokes dan kepatuhan kebijakan pemerintah, Insya Allah pandemi segera bisa kita akhiri seiring program vaksinasi,” terang Sahbirin.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022