
Alat berat petugas telah bekerja membersihkan longsor sehingga jalan trans Sulawesi di Desa Onang, Kabupaten Majene dapat dilalui. M. Faisal Hanapi/Antara
JawaPos.com–Jalur masuk ke Kota Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, yang terputus akibat longsor di Desa Onang, Kecamatan Tubo, Kabupaten Majene, sudah bisa dilalui.
”Jalur trans Sulawesi di Desa Onang, Kabupaten Majene, yang sebelumnya tertutup longsor sudah terbuka dan sudah dapat dilalui kendaraan,” kata Madi relawan gempa dari Kabupaten Poliwali Mandar seperti dilansir dari Antara pada Senin (18/1).
Dia mengatakan, alat berat pemerintah dan aparat TNI-Polri telah bekerja membersihkan longsor sehingga jalan trans Sulawesi itu dapat dilalui.
Henri, warga lainnya mengatakan, masyarakat pengguna jalan harus berhati-hati melalui jalan trans Sulawesi di wilayah Kabupaten Majene. Sebab, sudah beberapa kali longsor menutup jalan setelah gempa terjadi.
”Alat berat pemerintah juga sudah tersedia di lokasi jika sewaktu waktu kembali terjadi longsor, jadi relawan gempa jangan ragu masuk ke Kota Mamuju,” kata Henri.
Longsor juga sebelumnya terjadi di wilayah Desa Takandeang, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju. Namun, telah berhasil dibersihkan alat berat pemerintah sehingga jalur masuk Mamuju sudah dapat dilalui.
Sementara itu, sebanyak enam desa di titik gempa di Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, masih terisolir. Sebab, akses jalan menuju desa itu tertimbun longsor.
”Enam desa tersebut merupakan lokasi yang paling dekat dengan titik gempa berkekuatan 6,2 magnitudo yang mengguncang Kabupaten Majene dan Mamuju,” kata Kepala Desa Kabiraan Fajaruddin di Majene.
Dia menjelaskan, enam desa di Kecamatan Ulumanda berada di pegunungan Majene. Yakni Desa Sambabo, Kabiraan, Tandiallo, Ulumanda, Popenga, dan Panggallo.
Menurut dia, ribuan pengungsi warga enam desa di pusat gempa tersebut kesulitan makanan, air bersih, kebutuhan bayi, tenda, dan kebutuhan pengungsi lainnya.
”Desa-desa tersebut terisolir akibat longsor terjadi di sejumlah titik akses jalan setelah gempa. Masyarakat pengungsi di titik gempa harus dibuka akses jalannya dengan alat berat. Mereka harus diberikan logistik melalui jalur udara,” ujar Fajaruddin.
Korban gempa Mamuju dan Majene terus bertambah menjadi 73 orang akibat tertimpa reruntuhan bangunan. Di Kabupaten Majene terdapat delapan orang korban. Korban luka berat menjalani rawat inap sebanyak 189 orang sementara luka ringan dan rawat jalan 637 orang. Sedangkan jumlah pengungsi mencapai 15.000 orang tersebar di sejumlah titik di Kabupaten Mamuju dan Majene.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/N7-u-ExF0kM

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
