Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 18 Desember 2020 | 04.00 WIB

Khofifah Resmikan Rumah Sakit Lapangan Ijen Boulevard di Malang

Khofifah Indar Parawansa meninjau RS Lapangan Ijen Boulevard Kota Malang. Istimewa - Image

Khofifah Indar Parawansa meninjau RS Lapangan Ijen Boulevard Kota Malang. Istimewa

JawaPos.com–Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Rumah Sakit (RS) Lapangan Ijen Boulevard di Kota Malang pada Kamis (17/12). Rumah sakit yang memfasilitas pasien Covid-19 di Malang Raya, Blitar, dan sekitarnya, beroperasi mulai Rabu (16/12).

Dengan kapasitas 306 bed, rumah sakit itu dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung. Misalnya CCTV di setiap kamar guna memonitor pasien Covid-19, jogging track, tempat karaoke, koneksi wi-fi, dan kafe yang dibuka selama 24 jam.

”Pasien yang dirawat di RS Lapangan Ijen Boulevard adalah yang kategori sedang dan ringan,” tutur Khofifah.

Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur itu memutuskan membuka rumah sakit lapangan setelah angka penderita positif Covid-19 meningkat di Malang. Dia berharap keberadaan RS Lapangan Ijen Boulevard mampu menurunkan jumlah pasien positif.

”Kami berharap ada fasilitas yang membuat nyaman bisa dengan mudah meningkatkan imunitas para pasien sehingga bisa cepat sembuh,” ujar Khofifah.

Khofifah menjelaskan, sebelumnya, pembangunan RS Lapangan Ijen Boulevard sempat dihentikan untuk sementara waktu. Alasannya karena penambahan kasus Covid-19 di Jawa Timur khususnya di Malang telah melandai.

Namun karena lonjakan jumlah kasus positif cukup signifikan per November di Jatim, RS tersebut diaktifkan. Awalnya, RS Lapangan Ijen Boulevard direncanakan akan dibuka Oktober.

”Sempat terhenti karena kasus sudah melandai. Akhirnya kami lanjutkan kembali pembangunannya setelah November ada lonjakan kasus,” papar Khofifah.

Dengan meningkatnya lonjakan jumlah kasus positif Covid-19, Khofifah menegaskan, akan lebih gencar melakukan operasi yustisi. Operasi tersebut akan dibarengi dengan denda dan sanksi yang lebih mengedukasi, agar masyarakat lebih disiplin. Operasi yustisi terbukti efektif menurunkan angka persebaran covid-19.

”Hal semacam ini harus dilakukan, agar masyarakat tetap waspada bahwa persebaran covid-19 belum berhenti,” kata Khofifah.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=JAGWlFUq8AQ

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore