
Tabel jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Sukabumi. GTPP Covid-19 Kabupaten Sukabumi/Antara
JawaPos.com–Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, melakukan pemeriksaan usap (swab) secara masal. Hal itu dilakukan untuk memetakan persebaran virus korona di masyarakat dalam upaya pencegahan.
”Hingga saat ini, jumlah warga yang menjalani pemeriksaan usap secara masal sebanyak 2.012 mulai dari tenaga kesehatan hingga masyarakat umum,” kata perwakilan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi Eneng Yulia seperti dilansir dari Antara di Sukabumi, Minggu (20/9).
Menurut dia, untuk yang terbaru sudah melakukan pemeriksaan usap kepada tenaga kesehatan sebanyak 19 orang, tenaga pendidik (guru) 45 orang, masyarakat umum 24 orang, suspek 36 orang dengan total 124 orang. Dari hasil rekapitulasi beberapa pekan, total warga yang sudah menjalani pemeriksaan usap sebanyak 2.012 orang. Pihaknya menargetkan jumlah jiwa yang tinggal di kabupaten terluas di Pulau Jawa dan Bali itu menjalani pemeriksaan usap sebanyak 4 ribu orang lebih.
”Pemeriksaan usap yang dilakukan secara masif ini untuk mengetahui sejauh mana tingkat persebaran Covid-19 di Kabupaten Sukabumi sebagai upaya memutus mata rantai persebaran virus,” ujar Eneng Yulia.
Dari beberapa kasus Covid-19 yang ditemukan, lanjut dia, warga yang terinfeksi virus kebanyakan tidak bergejala. Tapi, setelah menjalani pemeriksaan usap mereka baru mengetahui sudah tertular virus yang belum ada vaksinnya itu.
”Sampel yang diambil melalui pemeriksaan usap sudah kami kirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Jabar. Beberapa di antaranya sudah ada hasilnya dan ditemukan ada yang positif. Mereka langsung dilakukan isolasi maupun karantina,” ujar Eneng Yulia.
Dia menambahkan, data terbaru kasus Covid-19 di Kabupaten Sukabumi pada Minggu (20/9), total warga yang terkonfirmasi positif sebanyak 132 orang, 109 orang di antaranya sudah sembuh, empat meninggal, 13 orang isolasi dan enam orang dikarantina.
”Tidak menutup kemungkinan, kasus Covid-19 di Kabupaten Sukabumi terus bertambah karena pemeriksaan masif. Pertambahan kasus ini beberapa faktor seperti bepergian ke luar kota, tertular dari keluarga, dan ada juga tenaga kesehatan yang tertular dari pasien yang dirawat,” kata Eneng Yulia.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=qJUI_-H8leM

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
