
Abdullah Azwar Anas - Istimewa
JawaPos.com – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah menyebutkan bahwa virus korona berpotensi menjadi endemi lantaran tidak bisa hilang. Pemerintah pusat bahkan sudah menggaungkan seruan agar masyarakat hidup berdampingan dengan Covid-19.
Situasi itu direspons sejumlah instansi pemerintah daerah di Jatim. Wacana penerapan layanan pemerintahan dengan konsep ”Berdamai dengan Covid-19” mencuat.
Salah satu yang sudah mulai berancang-ancang adalah Pemkab Banyuwangi. Jumat (22/5) Bupati Abdullah Azwar Anas membeberkan skenario menghadapi era new normal. Salah satunya di sektor pelayanan publik.
Bupati Anas mengatakan, berbagai sektor pelayanan publik tidak bisa dihentikan terus-menerus. ”Meski sebagian pelayanan sudah berbasis online, tetap ada yang memerlukan kehadiran fisik,” ujarnya.
Karena itulah, pemkab menyiapkan skenario new normal pelayanan publik. Namun, pelaksa naan skenario tersebut menunggu pemerintah pusat. ”Makanya, kami memulai persiapan, simulasi, sehingga siap jika pemerintah pusat memberi komando,” ujarnya kemarin.
Anas menjelaskan, pelayanan publik di era new normal adalah pelayanan berdasar protokol kesehatan. Setiap kantor pelayanan publik wajib dilengkapi alat-alat penunjang kesehatan. Misalnya pendeteksi suhu tubuh, fasilitas sanitasi yang layak, hingga cairan pembersih tangan.
Selain itu, petugas dan pengunjung wajib memakai masker, alat pelindung diri (APD) bagi petugas, dan sebagainya. ”Warga yang tidak bermasker tidak boleh masuk, maka dia tidak bisa mengurus dokumen atau perizinan,” jelasnya.
Saat ini, kata Anas, pemkab juga tengah mengkaji kemungkinan setiap warga yang datang ke kantor pelayanan publik akan mendapat asupan jamu sebagai upaya membentuk gaya hidup sehat. ”Itu harus menjadi tren di semua tempat pelayanan publik. Bahkan harus diikuti badan usaha milik negara (BUMN) dan swasta di Banyuwangi,” tuturnya.
Untuk menyiapkan new normal pelayanan publik, Anas sedang menginventarisasi sejumlah hal. Hal-hal kecil wajib diperhatikan. Misalnya, semua pintu harus bisa didorong dengan kaki jika tak ada petugas bagian penerimaan warga.
”Setiap selesai jam kantor, semua ruangan didisinfeksi. Biar hemat, perlu menggandeng sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk membuat disinfektan berbahan dasar tanaman yang kualitasnya setara produk pabrikan yang lebih mahal,” terang dia.
Di Banyuwangi sudah ada sejumlah kantor publik yang menerapkan skema tersebut. Salah satunya di Desa Genteng Wetan. Di sana petugas menggunakan APD seperti masker dan pelindung wajah. Protokol bagi warga disiapkan, seperti wajib bermasker, cuci tangan sebelum masuk kantor, hingga dipindai suhu tubuhnya.
Pengunjung bersuhu tubuh lebih dari 37 derajat tidak diperkenankan masuk dan langsung dihubungkan dengan puskesmas terdekat. Tempat duduk juga dibikin berjarak. Selain itu, meja pelayanan Kantor Desa Genteng Wetan itu dilengkapi hand sanitizer.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=ON5tlnY2OCA
https://www.youtube.com/watch?v=WIqge80jZkY
https://www.youtube.com/watch?v=5HU28JXzYjQ

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
