
PADAT: Suasana di depan loket layanan satu pintu Pengadilan Agama Banyuwangi kemarin siang. (Ramada Kusuma/Jawa Pos Radar Banyuwangi)
JawaPos.com - Angka perceraian di Banyuwangi terbilang cukup tinggi. Berdasar data laporan perkara di Pengadilan Agama Banyuwangi, selama 2019 kemarin terdapat 6.587 perkara cerai yang diputus. Jumlah itu meliputi 2.087 cerai talak dan 4.500 cerai gugat.
Sementara itu, akta cerai yang sudah diterbitkan sebanyak 6.350. Humas PA Banyuwangi Wiyanto menyebutkan, saat ini angka perceraian memang masih terbilang tinggi. Untuk Januari 2020 saja, perkara perceraian yang diputus sebanyak 153 cerai talak dan 351 cerai gugat. ”Bulan Januari kemarin saja terdapat 504 perceraian,” jelasnya.
Mengacu data 2019 lalu, ada tiga faktor pemicu dan penyebab rumah tangga berujung pada perceraian. Persoalan pemenuhan ekonomi menduduki peringkat pertama, yakni sebanyak 2.498 kasus. Dia menjelaskan, pengertian ekonomi dalam kasus tersebut merupakan persoalan uang belanja sehari-hari yang diberikan seorang kepala keluarga kepada istri atau keluarganya.
”Ekonomi itu bukan minta barang mewah, tapi pemenuhan uang belanja harian,” tegasnya. Selanjutnya, permasalahan perselisihan dan pertengkaran yang terus-menerus menjadi penyebab pasangan suami istri memutuskan bercerai. Sebanyak 1.939 perceraian dipicu pertengkaran dan ketidakcocokan suami istri.
Bukan hanya itu, sebanyak 1.557 kasus perceraian muncul karena salah satu pasangan meninggalkan pihak lainnya. Dan sisanya masalah kesehatan, poligami, juga kekerasan. ”Seperti yang laki-laki pergi atau perempuan lama merantau, ini juga banyak,” jelasnya.
Tingginya angka perceraian menjadi keprihatinan bersama. Pihak pengadilan agama sebenarnya sudah berupaya agar perceraian tersebut tidak terjadi dan keluarga bisa kembali utuh. Namun, PA tidak bisa melangkah lebih jauh karena kewenangan lembaga. ”Kami sudah berusaha menghambat terjadinya perceraian, majelis hakim sudah memberikan nasihat,” tegasnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
