
ASRI: Pengunjung bermain wahana air di Wisata Boon Pring. (Thoro S. Karin/Jawa Pos)
Badan usaha milik desa (BUMDes) mulai digalakkan oleh pemerintah. Penataan BUMDes bisa mendorong pembangunan di pedesaan. Seperti Boon Pring di Desa Sanankerto, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.
THORIQ S. KARIM, Malang, Jawa Pos
---
MALANG sering menjadi jujukan masyarakat saat liburan. Banyak destinasi wisata di kabupaten tersebut. Boon Pring merupakan destinasi wisata yang tengah populer.
Objek wisata itu berada di Desa Sanankerto, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Waktu tempuh dari tengah Kota Malang lebih dari 30 menit. Jalannya cukup bagus. Pemandangan di kiri dan kanan jalan lebih didominasi persawahan dan rumah warga.
Sepintas, tempat itu tak berbeda dengan kebun bamboo dengan empang di tengah lahan tersebut. Pada bagian depan, terdapat kolam renang dan tulisan Boon Pring. Tapi, luasnya tak sebanding dengan empang di tengah lahan itu. ”Ini baru teras wisata ini,” kata Direktur Utama BUMDes Eko Wisata Boon Pring Samsul Arifin.
Dia lalu menunjukkan jalan yang sedikit menanjak. ”Itu arah menuju perkebunan bambu,” lanjut dia.
Di perkebunan tersebut, banyak jenis bambu. Saat ini di kembangkan penelitian tentang bambu-bambu itu. Harapannya, kawasan tersebut menjadi museum bambu Indonesia. ”Selain kaya oksigen, bisa menjadi wisata edukasi,” imbuh Samsul.
Lahan yang digunakan untuk destinasi wisata tersebut merupakan tanah kas desa. Luasnya 36,8 hektare. Pengelolaan objek wisata itu diinisiasi kepala desa setempat. BUMDes tersebut dikelola secara matang mulai 2015.
Seiring berjalannya waktu, Boon Pring mulai dikenal masyarakat. Kerja sama dengan berbagai pihak mulai dibuka, termasuk dengan warga. ”Kami buka kerja sama dengan system bagi hasil,” jelas Samsul.
Kerja sama itu, antara lain, terkait dengan pengelolaan wahana bermain di Boon Pring. Salah satunya becak air. Juga ada kios untuk warga berjualan. Boon Pring Malang memang patut menjadi percontohan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Jatim M. Yasin menjelaskan, ada lebih dari 7 ribu desa di Jawa Timur. Dari jumlah tersebut, baru 5 ribu desa yang BUMDesnya bergerak. ”Kami berharap desa lain bisa meniru capaian Boon Pring Malang,’’ katanya.
Masih ada destinasi wisata lain yang dikelola BUMDes di Jawa Timur. Potensinya luar biasa. Aset yang dimiliki terus berkembang. Yasin yakin, semakin BUMDes berkembang, pembangunan di Jawa Timur semakin maju.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
