Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 Oktober 2019 | 15.53 WIB

Selingkuh, Motif Penusukan di Pasar Kreneng yang Tewaskan Korbannya

BERAWAL CEKCOK: Korban bersimbah darah usai ditikam. Dan pelaku yang berhasil dibekuk usai kejadian tadi malam. (Istimewa) - Image

BERAWAL CEKCOK: Korban bersimbah darah usai ditikam. Dan pelaku yang berhasil dibekuk usai kejadian tadi malam. (Istimewa)

JawaPos.com - Peristiwa penusukan di Pasar Kreneng, Selasa (15/10) malam membuat geger warga yang tengah berbelanja. Seorang perempuan bersimbah darah dengan tiga luka tusukan. Korban belakangan diketahui bernama Halimah, 27, ditikam di tengah keramaian pasar. Korban sempat dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Namun, nyawanya tak tertolong saat tiba di RS Sanglah, Denpasar. Motifnya diduga selingkuh.

Pelaku penikaman diduga tak lain suami korban sendiri yang bernama Rudiantoro, 38. Diduga, motif penikaman yang dilakukan pria kelahiran Sampang, Madura itu karena perselingkuhan. “Hanya saja belum jelas siapa pihak yang berselingkuh,” ujar salah seorang saksi yang enggan disebutkan namanya, tadi malam.

Sementara itu, dari keterangan Abdillah, 30, yang melihat kejadian tersebut, dia tiba-tiba melihat seorang perempuan ditusuk. "Ya tiba-tiba perempuan itu diserang oleh laki-laki," jelasnya. Lanjut Abdillah, korban Halimah ditusuk dua kali di bagian belakang dan bagian paha satu kali.

Peristiwa yang terjadi di selatan Pasar Kreneng tepatnya di depan kampus Stispol Wirabhakti Denpasar ini diawali dengan adu mulut antara korban dan pelaku. “Itu suaminya, awalnya adu debat di sini, kemudian terjadi penikaman itu," jelasnya.

Dari penjelasan saksi tidak ada yang berani melerai adu mulut itu karena pelaku membawa senjata tajam."Tidak ada yang berani melerai, karena mengacungkan pisau, korban lari, terjatuh , walaupun terjatuh korban tetap ditusuk," kata dia.

Tersangka setelah menusuk menaruh pisau di belakang patung dan pergi menggunakan motor Suzuki Spin hitam. “Setelah nusuk dia buang pisau dan pergi menggunakan motor. Saya teriaki minta ditangkap, dia balik dan bilang ga akan lari," jelas Abdillah. Pelaku menurut saksi tidak ada rasa penyesalan dengan perbuatannya. "Dia setelah itu beli Aqua, merokok dan tertawa," jelas Abdillah.

Beruntung, tak lama setelah kejadian itu, pelaku berhasil dibekuk. Yang menangkap pertama kali adalah anggota TNI. Dan pelaku langsung digiring ke Mapolresta Denpasar.

Dari keterangan saksi mata lainnya, diduga, motif pelaku menikam istrinya hingga tewas lantaran perselingkuhan. Pelaku mengaku sejak awal membuntuti korban hingga lokasi kejadian. "Dia saya buntuti, itu istri saya, dia minta uang terus, saya kasih, tapi saya minta saya pegang HP-nya, ternyata ketahuan dari HP-nya dia selingkuh, terus saya buntuti," ujar saksi Robi yang mengaku sempat mengobrol dengan pelaku usai kejadian.

Sementara itu, Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu M. Nurul Yaqin ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. “Benar ada kejadian tersebut, pelaku sudah diamankan di Polresta," jelas Nurul Yaqin seperti dikutip Bali Express (Jawa Pos Group).

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore