
Satpol PP dan Damkar saat menggerebek pabrik miras di Desa Sungai Kuning, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kobar, Senin (8/7).(Satpol PP for Radar Pangkalan Bun/Prokal/JPG)
JawaPos.com - Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kotawaringin Barat (Kobar) menggerebek pabrik minuman keras yang beroperasi di wilayahnya, Senin (8/7). Malahan, pabrik tersebut terletak di tengah perkebunan kelapa sawit di Desa Sungai Kuning, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kobar, Kalimantan Tengah. Di lokasi itu, petugas menemukan minuman haram jenis tuak sebanyak 1.440 liter.
Penggerebekan itu dilakukan regu Satpol PP dan Damkar yang dipimpin Kasi Operasi Satpol PP dan Damkar Muhammad Rois. Agar tak terendus aparat, lokasi pabrik itu jauh dari permukiman warga.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kobar Majerum Purni mengatakan, penggerebekan pabrik miras tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat. Miras menjadi perhatian serius pihaknya dan harus ditindak tegas.
Majerum menuturkan, anggotanya menelusuri lokasi itu dengan menyusuri perkebunan kelapa sawit milik warga. Setelah perjalanan sekitar dua jam, petugas menemukan pabrik miras tersebut.
Di lokasi pabrik terdapat bangunan yang terbuat dari kayu dan terpal. Di dalamnya memiliki berbagai peralatan dan penyulingan miras. ”Satpol PP sudah menyelidiki pabrik miras ini sekitar dua bulan," katanya sebagaimana dikutip dari Prokal.co (Jawa Pos Group), Rabu (10/7).
Selain miras, pihaknya juga mengamankan dandang, puluhan jeriken kosong, 26 karung tuak, terpal, dan galon berisi air rendaman beras ketan 20 liter. ”Barbuk di lokasi itu banyak yang dimusnahkan. Seperti 24 karung tuak itu kami musnahkan. Pabriknya kami bakar dan sebagian ada yang diamankan ke kantor Satpol PP untuk barang bukti,” ujarnya.
Saat penggerebekan, lanjutnya, situasi pabrik sepi, sehingga tidak ada orang yang diamankan. Namun, pihaknya akan terus mengusut hal tersebut dan memburu pemilik pabriknya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
