
SUSAH AIR: Seorang warga di Lakarsantri, Surabaya Barat, mengambil air PDAM yang sangat sedikit mengucurnya kemarin. (Puguh Sujiatmiko/Jawa Pos)
JawaPos.com - PDAM menargetkan penyambungan air mencapai 100 persen tahun ini. Jika itu tercapai, PDAM Surabaya bakal jadi satu-satunya daerah yang bisa mengaliri seluruh warganya. Namun, kalangan dewan menganggap target tersebut tidak penting.
"Lebih penting lagi memastikan tekanan air di seluruh wilayah merata. Kalau sekarang kan wilayah Surabaya Barat dan Utara yang sudah tersambung masih sering mati," ujar anggota Komisi C DPRD Surabaya Muchammad Machmud. Dia tinggal di Surabaya Barat, tepatnya Manukan. Air PDAM-nya mati kemarin. Begitu pula para konstituennya di Surabaya Barat.
Pompa Kandangan jebol. Sedangkan pipa di daerah Pakuwon bocor. Surabaya Barat krisis air lagi. Kendati begitu, Machmud tidak merasakan dampak besar. Sebab, tandon rumahnya bisa digunakan untuk keperluan lima hari. Permasalahannya, belum semua warga punya tempat penampungan air seperti dia.
Karena itu, banyak warga yang wadul kepadanya. Machmud diminta menyampaikan aspirasi agar persoalan air di Surabaya Barat segera teratasi. Mereka iri karena air di sejumlah wilayah bisa lancar. "Dari dulu Surabaya Barat selalu dianaktirikan," kata politikus Demokrat tersebut.
Warga Surabaya Barat sulit mendapat air alternatif. Sebab, air sumur payau. Sebagian besar wilayah di Surabaya Barat merupakan bekas tambak garam. Sebagian wilayahnya juga berbatasan dengan muara Kali Lamong yang juga payau.
Machmud meminta PDAM membangunkan reservoir yang besar di Surabaya Barat. Reservoir atau rumah pompa yang ada selama ini berukuran kecil. Karena itu, tekanan air di Surabaya Barat tak pernah kencang.
Selain itu, masih banyak kawasan di Surabaya Utara yang bernasib serupa. PDAM sudah membangun reservoir di kawasan Pegirikan. Keluhan warga yang selama ini tidak dapat air sudah berkurang. Namun, masih saja tekanan air belum bisa sekencang di wilayah Surabaya Pusat.
Direktur Operasional PDAM Doddy Soedarjono menerangkan bahwa PDAM bakal membangun dua reservoir besar di Surabaya Barat dan Utara. Di Surabaya Barat akan ada pembangunan di Reservoir Made dan Kandangan. Sedangkan di utara bakal dibangun di Kedungcowek. "Tahapan pengerjaannya sekitar enam bulan," kata dia.
Dengan begitu, tekanan air warga bakal meningkat. Namun, hal tersebut baru terealisasi akhir tahun nanti.
Dia menerangkan bahwa wilayah utara dan barat memang jauh dari pabrik air. Yakni, Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Karangpilang dan Ngagel. Keduanya berada di Surabaya Pusat dan Selatan. Diperlukan pompa dan reservoir besar agar air dari dua IPAM tersebut bisa sampai di ujung barat dan utara Surabaya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
