
AKSI PROTES: Ratusan driver Gojek melakukan aksi protes terhadap kebijakan perusahaan, Rabu (13/3). (Ari Purnomo/JawaPos.com)
JawaPos.com – Penutupan kantor Go-jek regional Jogjakarta di daerah Giwangan, Kota Jogjakarta, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) membuat para pengemudi ojek online (ojol) kaget. Mereka pun spontan mendatangi kantor yang ditutup sejak Jumat (12/4) kemarin tersebut.
Salah satu pengemudi ojol Anto, 52, mengaku menyambangi kantor Go-jek Jogja lantaran penasaran terkait informasi adanya penutupan kantor. Sesampainya di kantor Go-jek regional Jogjakarta pun diketahui sudah banyak pengemudi ojol lainnya yang datang.
Dirinya pun melihat adanya pengumpulan tanda tangan atau semacam petisi agar kantor perwakilan Go-jek di Jogja tetap dibuka. "Tanda tangan tadi ada nulis nama dan nomor handphone, supaya memang benar diketahui driver," katanya.
Setidaknya sudah ada lebih dari 1.000 tanda tangan dari para driver motor untuk meminta agar kantor Go-jek di Jogja tetap buka. Namun hingga petang belum ada kepastian dari pihak manajemen.
Penutupan kantor Go-jek di wilayah Jogjakarta sendiri merupakan imbas dari aksi driver taksi online yang diklaim tidak berizin di halaman kantornya. Aksi yang dilakukan pada Selasa (9/4) oleh driver taksi online yang tergabung dalam Front Independen Driver Online Indonesia (FI) melakukan tuntutan berbagai hal.
Yakni pemutakhiran atau pemutihan data akun mitra. Kedua, menghapuskan sistem peringkat dan alokasi order. Ketiga, mengembalikan jumlah poin skema insentif di wilayah DIJ dan Jateng, dan meninjau ulang perjanjian kemitraan yang lebih berazaskan kesetaraan dan keadilan. Dalam aksi yang dilakukan berupa mogok makan oleh 2 pengemudi Ojol yakni Sabar Gimbal dan Andi Kartala.
Michael Say, VP Corporate Affairs GOJEK Indonesia, sebelumnya mengatakan, penutupan kantor Go-Jek perwakilan Jogjakarta dilakukan hingga batas waktu tak ditentukan. "Hal ini penting untuk dilakukan agar kami dapat menjaga suasana tetap kondusif jelang Pilpres dan Pileg mendatang, utamanya di Jogjakarta," katanya.
Untuk pertanyaan yang akan disampaikan dari mitra di Jogjakarta sementara ini bisa menghubungi driver car unit. Yakni di nomor (021-50233200).

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
