
Ketua Bawaslu DIJ, Bagus Sarwono (tengah). Ridho Hidayat/JawaPos.com
JawaPos.com – Kampanye untuk Pemilu 2019 dijadwalkan akan berlangsung hingga 13 April mendatang. Untuk menekan pelanggaran, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) mewanti-wanti kepada seluruh pihak agar menaati peraturan yang ada.
Salah satunya yakni tidak diperbolehkannya memakai atribut tak sesuai. "Misalkan ada bendera parpol yang mendukung pasangan calon (Paslon) 01 tapi dikibarkan (di tempat) kampanye Paslon 02, itu tidak boleh," kata Ketua Bawaslu DIJ, Bagus Sarwono, Kamis (28/3).
Dicontohkannya seperti yang dialami di Makassar beberapa waktu lalu. Diketahui ada beberapa peserta kampanye Paslon nomor urut 02, Prabowo-Sandi yang mengibarkan bendera parpol Golkar. Padahal sebagaimana diketahui, Golkar merupakan parpol pendukung dari Paslon nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf. "Itu seharusnya tidak boleh," ucapnya.
Hal-hal seperti itu, menurutnya bisa memicu kericuhan. Ia juga mengatakan, pihaknya telah menyurati parpol maupun pendukung Paslon yang ada mengenai aturan yang harus ditaati saat masa kampanye. "Itu ada ancaman pidananya, hal itu sudah kami tekankan. Kami surati parpol, paslon, untuk tidak melanggar mengenai atribut," katanya.
Lanjut Bagus, pengawasan terhadap digelarnya kampanye ini juga terus dilakukan. Beberapa tokoh nasional dijadwalkan hadir di DIJ. Seperti Tjahjo Kumolo yang diketahui datang ke Kabupaten Sleman pada Minggu (23/3) kemudian Ma'ruf Amin, Cawapres nomor urut 01 pada Kamis (28/3).
"Kami dari Bawaslu DIJ terus melakukan pengawasan. Di tingkat kabupaten pun juga turun ketika ada tokoh nasional yang datang," ucapnya
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku SepekanÂ
