Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Maret 2019 | 22.40 WIB

Cek Pelaksanaan Kegiatan, Tim Pengawas TMMD Sidak ke Celep

KUNJUNGI TMMD: Ketua Tim Wasev Mabesad Mayjen TNI, Nur Rahmad meninjau pelaksanaan TMMD reguler ke-104 di Desa Celep, Sukoharjo, Jateng, Selasa (12/3). - Image

KUNJUNGI TMMD: Ketua Tim Wasev Mabesad Mayjen TNI, Nur Rahmad meninjau pelaksanaan TMMD reguler ke-104 di Desa Celep, Sukoharjo, Jateng, Selasa (12/3).

JawaPos.com - Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) meninjau pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-104 di Desa Celep, Nguter, Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng), Selasa (12/3). Peninjauan ini ditujukan untuk melihat progres pelaksanaan TMMD yang sudah dimulai sejak 26 Februari yang lalu.


Diharapkan pelaksanaan ini mampu meningkatkan perekonomian serta kesejahteraan masyarakat. Ketua Tim Masev Mabesad, Mayjend TNI Nur Rahmad mengatakan, kegiatan TMMD reguler ke-104 ini cukup membantu masyarakat. Terutama dalam memberikan akses jalan kepada masyarakat yang selama ini sangat membutuhkan akses jalan guna menunjang perekonomian dan kesejahteraan.


"Kami selaku tim pengawas dan evaluasi melakukan peninjauan di TMMD ini, dan ini tengah dilakukan pembangunan jalan dengan panjang 729 meter," urainya kepada JawaPos.com disela meninjau pelaksanaan TMMD di Desa Celep, Selasa (12/3). 


Nur menyampaikan, pembangunan jalan ini cukup membantu masyarakat. Jalan yang sebelumnya hanya jalan setapak kemudian diperlebar hingga lima meter. Dengan dilebarkannya jalan ini sangat membantu mobilitas masyarakat. Terlebih, selama ini masyarakat di sekitar lokasi juga cukup kesulitan untuk mobilisasi. 


"Ini sangat luar biasa, jalan yang sebelumnya hanya setapak menjadi lima meter. Dan masyarakat sangat senang, dengan ini juga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. Karena dengan adanya jalan ini bisa menghubungkan empat dukuh yang ada di Desa Celep," ucapnya. 


Tidak hanya itu, keberadaan akses jalan ini juga memberikan dampak sosial. Salah satunya adalah, akses para pelajar yang akan berangkat sekolah akan lebih mudah. Karena mereka tidak perlu memutar untuk menuju ke sekolah. "Kalau memutar jalannya cukup jauh, lebih kurang empat kilometer," timpal salah satu warga, Parino, 64.


Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore