
Praka Rico Pramudia, prajurit TNI yang meninggal dunia dalam penugasan bersama UNIFIL di Lebanon Selatan. (UNIFIL)
JawaPos.com - Pemerintah Indonesia memastikan jenazah Praka Rico Pramudia segera dibawa pulang ke Indonesia. Saat ini proses administrasi pemulangan jenazah almarhum tengah berlangsung. Untuk lokasi pemakaman, masih menunggu keputusan dari pihak keluarga.
”Proses administrasi pemulangan jenazah almarhum tengah dilaksanakan dan pihak TNI telah menyampaikan kabar duka kepada keluarga. Rencana pemakaman akan dilaksanakan sesuai dengan keputusan keluarga,” kata Kepala Dinas Penerangan (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono pada Sabtu (25/4).
Donny memastikan bahwa TNI akan memberikan penghormatan setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian para prajurit dalam menjalankan tugas mulia sebagai pasukan pemelihara perdamaian dunia di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Praka Rico merupakan salah seorang prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Yonmek XXIII-S/UNIFIL di Lebanon Selatan. Dia meninggal dunia setelah berjuang melawan kondisi kritis pasca insiden pada 29 Maret 2026 lalu. Rico berasal dari Yonif 114/SM Brigif 25/Siwah.
”Praka Rico Pramudia yang sebelumnya mengalami luka berat dalam insiden pada 29 Maret 2026, dinyatakan gugur pada Jumat (24/4) pukul 10.32 waktu setempat atau 14.32 WIB, setelah mendapatkan penanganan medis intensif di Rumah Sakit St. George, Beirut,” ungkap Donny.
Lebih lanjut, jenderal bintang satu TNI AD itu menyampaikan bahwa seiring dengan dinamika situasi keamanan di Lebanon, TNI terus meningkatkan kewaspadaan dan memastikan seluruh prajurit yang menjalankan prosedur pengamanan sesuai Standard Operating Procedure (SOP) UNIFIL.
”Serta terus memonitor perkembangan situasi di daerah penugasan. TNI tetap berkomitmen melaksanakan misi perdamaian dunia secara profesional dan penuh tanggung jawab, dengan tetap mengutamakan keselamatan prajurit serta menjaga kehormatan bangsa di tingkat internasional,” jelasnya.
Dengan gugurnya Praka Rico, total prajurit TNI yang gugur dalam 2 insiden terpisah di wilayah misi UNIFIL Lebanon Selatan menjadi 4 orang. Yakni Mayor Infanteri (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan, Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon, dan Praka Rico Pramudia.
”TNI kembali menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya satu prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL di Lebanon Selatan, sehingga total prajurit TNI yang gugur dalam rangkaian insiden sejak 29 Maret 2026 menjadi 4 orang,” tutup Donny.
Tagging: TNI, Prajurit, Indonesia, Gugur, UNIFIL
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Crystal Palace vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Eagles Berpeluang Pesta Gol
Prediksi Skor Bournemouth vs Brentford di Liga Inggris: Laga Sengit Berpotensi Imbang di Vitality
Prediksi Skor Aston Villa vs Nottingham Forest di Liga Inggris: Kans The Villa Menang Tipis
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022