Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 24 Februari 2019 | 22.05 WIB

Cerita di Balik Penemuan Cadangan Gas Besar di Sumur Kali Berau

Kondisi eksplorasi Blok Sukakemang, Desa Tampang Baru, Kecamatan Bayung Lincir, Muba, Sumsel. - Image

Kondisi eksplorasi Blok Sukakemang, Desa Tampang Baru, Kecamatan Bayung Lincir, Muba, Sumsel.

JawaPos.com - Penemuan cadangan gas di Blok Kalimemang Sumur Kali Berau yang berada di Desa Tampang Baru, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan (Sumsel) merupakan penemuan terbesar nomor lima di dunia dan nomor dua di Indonesia. Ini merupakan penemuan besar dalam sejarah, sejak ditemukannya blok Cepu di Blora, Jawa Tengah pada tahun 2001 lalu.


Manager Senior Humas SKK Migas Perwakilan Sumbagsel, Andi Arie Pangeran mengatakan, eksplorasi cadangan gas ini dilakukan sejak tahun 2009 lalu. Dimana saat itu, kontraktor kerjasama yakni Talisman mengajukan eksplorasi pada lahan seluas 4,7 hektar.


"Lahan ini sendiri berbatasan dengan perkebunan sawit, karet dan semak belukar," katanya saat ditemui, Minggu (24/2).


Talisman lanjutnya, kemudian membuat sebuah lapangan sumur. Dan saat itu, yang tereksplorasi yakni untuk Sumur Kali Berau Dalam 1X (KBD1X). Hingga, tahun 2018 kontrak pun Dialihkan kepada Repsol.


Peralihan kontrak ini dilakukan dengan diteliti terlebih dahulu dari beberapa aspek yakni resiko, teknologi hingga investasinya. Hal ini sesuai aturan dengan memperhatikan dampak lingkungan, ekosistem dan masyarakat di sekitar.


"Jadi Repsol melanjutkan kegiatan seismik sebelumnya yang dilakukan oleh Talisman," terangnya.


Repsol pun melakukan ekplorasi di KBD2X dengan kedalaman 2.430 meter measure depth pada awal Februari 2019. Dan akhirnya berhasil menemukan cadangan gas.


Saat dilakukan perhitungan, diketahui jika cadangan gas tersebut terbesar nomor lima besar penemuan dunia tahun 2018-2019 dan nomor dua di Indonesia yang mencapai sekitar 2 triliun kaki kubuk (Tcf) gas.


"Ini cadangan terbesar kedua sejak tahun 2001 lalu ditemukannya blok Cepu, Jawa Tengah," terangnya.


Meskipun begitu, ia mengaku tidak sertamerta langsung eksploitasi. Melainkan, masuk dalam tahap pemasangan alat produksi sembari menunggu pembelinya.


"Kami harap penemuan ini dapat memenuhi energi Indonesia dalam jangka pendek, menengah dan panjang," tutupnya.

Editor: Budi Warsito
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore