
Ilustrasi Beruang Madu teror warga 2 Desa di Kerinci Jambi
JawaPos.com - Konflik satwa liar dengan manusia masih terjadi di Kabupaten Kerinci. Warga Pulau Pandan dan Karang Pandan di Kecamatan Bukit Kerman, diresahkan dengan kehadiran beruang yang masuk perkampungan warga.
"Ya warga melihat ada seekor beruang yang berkeliaran di kebun dan pemukiman warga," kata salah seorang warga setempat, Andi seperti dikutip Jambi Ekspres (Jawa Pos Group), Selasa (18/2).
Dikatakannya lagi, pertama kali warga melihat beruang terlihat di dusun Renah Lima Manis, Desa Pulau Pandan, pada Rabu (13/02).
"Sudah beberapa hari ini beruang tersebut sering berkeliaran dipemukiman warga," sebutnya.
Hal senada dikatakan Tini, bahwa ayahnya juga pernah dikejutkan dengan secara tiba-tiba beruang muncul di belakang rumahnya. Akibatnya, ia trauma selama dua hari. "Sampai-sampai ayah dak berani lagi ke kamar mandi belakang rumah," ungkapnya.
Masyarakat dua desa ini, lanjut Deka, meminta pihak Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), KPHP Kerinci dan BKSDA untuk turun menangkap dan mengusir beruang tersebut jauh dari pemukiman warga, karena warga takutnya nanti bisa memakan korban baik orang dewasa maupun anak-anak.
“Kita berharap pihak terkait cepat turun, untuk menangkap dan mengusir dari pemukiman warga, dengan adanya beruang berkeliaran di pemukiman warga menjadi resah," pungkasnya.
Tokoh masyarakat setempat yang juga Ketua Karang Taruna Kabupaten Kerinci, Muhammad Hanil mendesak pihak BKSDA untuk segera menyikapi persoalan beruang itu.
“Jangan sampai nanti masyarakat dengan terpaksa memburunya, sehingga masyarakat justru kena pidana karena melanggar UU Kemudian beberapa hari berturut-turut berikutnya beruang tersebut diakui warga sering berkeliaran dipemukiman warga. hewan,” ujarnya.
Dia mengatakan, pihak BKSDA tentu tahu cara menangkap beruang itu untuk dipindahkan ke hutan yang jauh dari perkampungan penduduk.
Kepala Desa Pulau Pandan, Syamsul Bahar dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.
"Kami sudah mendapatkan laporan warga, benar mereka melihat Beruang berkeliaran didekat pemukiman.” sebutnya.
Syamsul mengatakan sejauh ini belum ada kerugian yang ditimbulkan akibat dari peristiwa ini. Namun melaluinya selaku Kades setempat warga berharap pemerintah dapat menanggani cepat peristiwa ini.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
