
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji saat dijumpai seusai sebuah acara di Gedung Serbaguna Kompleks Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Kota Semarang, Senin (4/2).
JawaPos.com - Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji berjanji bakal menindak tegas para pelaku pembakaran kendaraan bermotor di wilayahnya. Ia bahkan telah memerintahkan anggotanya untuk melakukan tindakan tegas terukur bila perlu.
"Khusus kepada anggota kami, kami sudah sampaikan untuk melakukan tindakan tegas tapi terukur. Tidak boleh langsung dimatikan. Dilumpuhkan boleh, lumpuh seumur hidup," katanya saat mengisi paparan di acara Antisipasi dan Deteksi Dini Serta Penanganan Gangguan Kamtibumtranmas Melalui Pengamanan Swakarsa Masyarakat Bersama Pemerintah, TNI, dan, Polri di Gedung Serbaguna Kompleks Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Kota Semarang, Senin (4/2).
Pasalnya, Kapolres yang karib disapa Abi itu menilai, tindakan para pelaku sudah merusak ketenteraman dan ketertiban yang terbangun selama beberapa tahun belakangan di Kota Semarang. Bahkan sampai menyebabkan kerugian puluhan kendaraan bermotor dari total sebanyak 15 TKP yang sudah benar-benar bisa dipastikan.
"Semua ini dilihat ada unsur kesengajaan pembakaran. Dari melihat TKP yang begitu banyak, saya dapat menarik satu kesimpulan sementara. Peristiwa ini memang sudah terkonsep sedemikian rapi, bukan tanpa rencana. Siapa kira-kira yang melakukan, kalau boleh saya katakan, tentu oknum-oknum yang memang tidak suka melihat Semarang ini betul-betul aman," katanya.
Namun jika dirinya diminta menganalisis soal motivasi para pelaku, Abi belum bisa menjawab. Intinya, nanti setelah pengungkapan akan dikuak sekalian bahkan jika ada aktor intelektual di balik peristiwa ini.
Karena ini menyangkut keamanan masing-masing wilayah Kota Semarang yang begitu luas, maka menurut Abi akan lebih efektif melakukan pencegahan jika semua pihak ikut berpartisipasi. Dalam hal ini para ketua RT, RW, lurah, dan camat yang mengeluarkan imbauan kepada warganya.
Di samping itu, untuk lebih mempermudah, pihak kepolisian mengeluarkan sejumlah rekomendasi agar nantinya dapat diterapkan dalam upaya antisipatif. Seperti, menghidupkan kembali siskamling, memasang portal, memberlakukan one gate system, maupun melengkapi pengamanan dengan kamera pengawas atau CCTV.
"Tapi dalam hal ini, kepolisian berjibaku dengan kawan-kawan TNI, tetap kami bekerja keras tanpa mengenal lelah. Tidak mengenal panas ataupun hujan, tidak takut petir, kami tetap bertekad untuk mengungkap siapa pelakunya," tandasnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
