Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 5 Februari 2019 | 15.10 WIB

Kapolrestabes: Dilumpuhkan Boleh, Lumpuh Seumur Hidup

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji saat dijumpai seusai sebuah acara di Gedung Serbaguna Kompleks Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Kota Semarang, Senin (4/2). - Image

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji saat dijumpai seusai sebuah acara di Gedung Serbaguna Kompleks Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Kota Semarang, Senin (4/2).

JawaPos.com - Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji berjanji bakal menindak tegas para pelaku pembakaran kendaraan bermotor di wilayahnya. Ia bahkan telah memerintahkan anggotanya untuk melakukan tindakan tegas terukur bila perlu.


"Khusus kepada anggota kami, kami sudah sampaikan untuk melakukan tindakan tegas tapi terukur. Tidak boleh langsung dimatikan. Dilumpuhkan boleh, lumpuh seumur hidup," katanya saat mengisi paparan di acara Antisipasi dan Deteksi Dini Serta Penanganan Gangguan Kamtibumtranmas Melalui Pengamanan Swakarsa Masyarakat Bersama Pemerintah, TNI, dan, Polri di Gedung Serbaguna Kompleks Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Kota Semarang, Senin (4/2).


Pasalnya, Kapolres yang karib disapa Abi itu menilai, tindakan para pelaku sudah merusak ketenteraman dan ketertiban yang terbangun selama beberapa tahun belakangan di Kota Semarang. Bahkan sampai menyebabkan kerugian puluhan kendaraan bermotor dari total sebanyak 15 TKP yang sudah benar-benar bisa dipastikan.

"Semua ini dilihat ada unsur kesengajaan pembakaran. Dari melihat TKP yang begitu banyak, saya dapat menarik satu kesimpulan sementara. Peristiwa ini memang sudah terkonsep sedemikian rapi, bukan tanpa rencana. Siapa kira-kira yang melakukan, kalau boleh saya katakan, tentu oknum-oknum yang memang tidak suka melihat Semarang ini betul-betul aman," katanya.


Namun jika dirinya diminta menganalisis soal motivasi para pelaku, Abi belum bisa menjawab. Intinya, nanti setelah pengungkapan akan dikuak sekalian bahkan jika ada aktor intelektual di balik peristiwa ini.


Karena ini menyangkut keamanan masing-masing wilayah Kota Semarang yang begitu luas, maka menurut Abi akan lebih efektif melakukan pencegahan jika semua pihak ikut berpartisipasi. Dalam hal ini para ketua RT, RW, lurah, dan camat yang mengeluarkan imbauan kepada warganya.


Di samping itu, untuk lebih mempermudah, pihak kepolisian mengeluarkan sejumlah rekomendasi agar nantinya dapat diterapkan dalam upaya antisipatif. Seperti, menghidupkan kembali siskamling, memasang portal, memberlakukan one gate system, maupun melengkapi pengamanan dengan kamera pengawas atau CCTV.


"Tapi dalam hal ini, kepolisian berjibaku dengan kawan-kawan TNI, tetap kami bekerja keras tanpa mengenal lelah. Tidak mengenal panas ataupun hujan, tidak takut petir, kami tetap bertekad untuk mengungkap siapa pelakunya," tandasnya.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore