
PILPRES 2019: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Solo belum melakukan penindakan atau penyitaan terhadap keberadaan tabloid Indonesia Barokah.
JawaPos.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Solo belum melakukan penindakan atau penyitaan terhadap keberadaan tabloid Indonesia Barokah. Selama ini, Bawaslu hanya melakukan penyisiran dan juga pendataan keberadaan tabloid yang dinilai menyudutkan Paslon nomor urut 02 tersebut. Dari pendataan sementara, Bawaslu menemukan ada 44 eksemplar tabloid.
Ketua Bawaslu Solo, Budi Wahyono menyampaikan, bahwa belum ada instruksi untuk menindak atau melakukan penyitaan terhadap Tabloid Indonesia Barokah. Jika nantinya ada penyitaan, maka yang melakukannya adalah dari pihak kepolisian dan bukan dari Bawaslu.
"Kami memang tidak diperbolehkan untuk melakukan penyitaan. Kalau sekarang ini statusnya kami hanya dititipi oleh penerima saja," ucapnya, Jumat (25/1).
Budi menambahkan, saat ini pihaknya juga masih menunggu hasil koordinasi yang sudah dilakukan oleh Bawaslu RI dengan Dewan Pers. Dan hasil kajian tersebut, nantinya yang akan menjadi dasar tindak lanjut terhadap peredaran tabloid Indonesia Barokah. Budi mengatakan, Bawaslu setidaknya sudah mendapati ada 44 eksemplar tabloid Indonesia Barokah.
Tabloid tersebut diserahkan oleh penerima kepada Bawaslu. "44 tabloid itu tersebar di beberapa kecamatan, di Kecamatan Laweyan ada 6 masjid, kemudian di Serengan 4 masjid, Pasar Kliwon satu masjid dan Jebres ditemukan di lima masjid," ucapnya.
Sekadar diketahui, peredaran tabloid Indonesia Barokah ini tidak hanya terjadi di wilayah Solo saja. Tetapi, juga di wilayah Sukoharjo dan Sragen. Bahkan Bawaslu Sragen sempat melakukan pendataan jumlah amplop yang berisi tabloid Indonesia Barokah sebanyak 1.631 buah.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
