Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 24 Januari 2019 | 04.10 WIB

Ramai Tabloid Indonesia Barokah, Bawaslu Jateng: Dikirim ke Masjid

Tabloid Indonesia Barokah - Image

Tabloid Indonesia Barokah

JawaPos.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah mendapati Tabloid Indonesia Barokah tersebar di sejumlah Kabupaten. Bukan apa-apa, bacaan itu memuat konten yang diduga menyudutkan salah satu pasangan calon Pilpres 2019, yakni Prabowo-Sandi.


Koordinator Divisi Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Jawa Tengah Rofiuddin mengungkapkan, tabloid tersebut ditemukan beredar di Kabupaten Blora, Kabupaten Sukoharjo, dan Kabupaten Magelang. Polanya dikirim ke masjid-masjid dengan bungkus amplop cokelat. 


"Ada pengiriman tabloid rata-rata satu masjid tiga eksemplar yang dibungkus amplop cokelat yang dikirim ke Masjid," kata Rofiuddin, Rabu (23/1).


Pada bagian alamat pengirim, kata Rofiuddin, bertuliskan Pondok Melati, Bekasi. Belum jelas identitas pengirimnya, tapi yang jelas pihaknya mendapat laporan soal ini karena isi dari tabloid itu adalah dugaan framing berita yang bisa merugikan capres tertentu.


"Tabloid ini kalau dilihat ada berita yang arahnya bercampur opini dan juga ada semacam permainan framing sehingga menguntungkan atau merugikan capres tertentu," jelasnya.


Jika dilihat dari halaman depan tabloid ini, tertulis pada headline 'Reuni 212: Kepentingan Umat atau Kepentingan Politik?'. Lalu di kolom Liputan Khusus ada berita berjudul 'Membohongi Publik untuk Kemenangan Politik?' dihiasi karikatur Prabowo Subuanto, Sandiaga Uno, Fadli Zon, dan Ratna Sarumpet. 


Adapun bahasan di sebagian artikel yang mengulas tentang radikalisme, wahabi, ikhwanul muslimin, Hizbut Tahrir, serta ISIS. "Posisi Bawaslu memberikan fakta ada tabloid yang sebelumnya tidak ada terus tiba-tiba ada dan menyasar Jawa Tengah. Informasinya di masjid-masjid disimpan, tidak diedarkan," imbuhnya.


Oleh karenanya, Rofiuddin mengklaim Bawaslu sudah berkoordinasi dengan dewan pers. Karena memang pengawasan dan pemantauan media adalah kewenangan mereka. 


"Dari sisi dewan pers bisa teliti dan analiis kategorinya apa. Apakah sesuai standar jurnalistik, bercampur opini, framing tertentu, atau apa. Kemungikinan kedua bisa analisis status badan hukumnya," tandasnya sembari berharap masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan keberadaan majalah ini.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore