
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (tengah) bersama Gubernur Ehime Tokihiro Nakamura menandatangani Pernyataan Kehendak kerjasama, di Makassar, Selasa (15/1).
JawaPos.com- Pemprov Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama Prefektur Ehime, Jepang resmi menandatangani Letter of Intent (LoI). Dalam surat tersebut, kedua belah pihak mengakui prinsip-prinsip kesetaraan dan saling menguntungkan. Baik dalam sektor penguatan sumber daya manusia (SDM), perdagangan, kepariwisataan, pertanian, perikanan peternakan, pendidikan, budaya, hingga olahraga.
Tidak menutup kemungkinan, kerjasama dapat diperluas ke berbagai bidang lainnya. "Yang konkret hari ini adalah kerja sama dalam bidang peningkatan SDM dan dalam bidang budidaya perikanan. Ini cikal bakal untuk mereka merelokasi industri budidaya, khusunya ikan tuna ke Sulsel. Itu yang konkret," jelas Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah usai pendandatanganan, Selasa (15/1).
Hingga saat ini memang belum ada daerah yang dipilih sebagai lokasi budidaya perikanan. Namun pihak Ehime telah berkeliling Sulsel, melihat kondisi yang memungkinkan. "Kemudian diharapkan mereka akan berinvestasi dan merelokasi budidaya perikanan mereka ke Sulsel," sebutnya.
Hal lain yang disampaikan dalam kerja sama ini adalah industri garam. Selama ini Ehime menggunakan jenis garam yang diproduksi negara lain, terutama Cile. Dengan adanya kerja sama ini, Ehime diharapkan akan menggunakan produksi garam lokal yang berasal dari Kabupaten Jeneponto, Sulsel.
"Jeneponto salah satu penghasil garam, mereka punya industri garam. Jeneponto juga tadi sudah melakukan pameran. Kami bilang bisa menyuplai industri garam di sana dengan kondisi 90 persen," ucap Nurdin.
Sementara itu, Gubernur Ehime Tokihiro Nakamura mengapresiasi peresmian kerja sama antara dua negara. Sebagai langkah awal, budidaya ikan tuna dan garam menjadi priorioritas yang segera direalisasikan.
Prefektur Ehime di Jepang sendiri dikenal sebagai nomor satu untuk produksi ikan hasil budidaya. "Budidaya yang cocok itu, harus dilihat dari suhu air kedalaman airnya atau arus yang ada di laut. Berdasarkan keadaan seperti itu baru bisa ditentukan yang cocok," terang Tokihiro.
Prefektur Ehime juga mengandeng 22 investor yang akan berinvestasi di Sulsel. Rencana itu akan disusul setelah bidang budidaya, serta pengembangan kapasitas SDM telah dirampungkan. "Mungkin cari terlebih dahulu potensi atau peluang usaha yang lebih lanjut," tutupnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
