
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan klaim angka belanja pegawai dalam APBD 2018 menurun
JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyapaikan penyerapan APBD 2018 mencapai 82,03 persen. Bahkan dirinya mengklaim penggunaan APBD 2018 lebih efektif, karena untuk belanja pegawai lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya dari sisi presentase.
Menurut Anies, meski ada peningkatan nilai APBD, namun lebih digunakan untuk program pembangunan. Sementara untuk belanja pegawai justru berkurang.
"Melakukan halnya lebih banyak tetapi penggunaan belanja pegawainya lebih sedikit. Di sisi lain anggaran yang meningkat itu lebih banyak dipakai untuk program," terangnya di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (1/1).
Berdasarkan data dari Bappeda DKI Jakarta, dari total APBD 2018 sebesar Rp 83,26 triliun, terserap hingga Rp 61,59 triliun atau setara dengan 82,03 persen. Semula ditargetkan penyerapan bisa mencapai Rp 75,09 triliun.
Dari angka tersebut, jika dilihat dari jumlah anggaran yang dibelanjakan, mengalami peningkatan sebesar Rp 10,53 triliun atau lebih besar 20,63 persen dari belanja daerah tahun 2017 yang hanya Rp 1,05 triliun.
Sementara jika dari sisi belanja pegawai pada 2018 mencapai Rp 27,79 triliun atau 81,54 persen, sementara pada 2017 belanja pegawai sebesar Rp 23,74 triliun atau 88,88 persen. Ini berarti, secara persentase belanja pegawai mengalami penurunan 7,3 persen dari total APBD. Sedangkan secara nilai tetap mengalami peningkatan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
