Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 25 Desember 2018 | 22.48 WIB

Dylan, Istri Ifan Seventeen Meninggal Sehari Sebelum Ulang Tahun

PEMAKAMAN: Ratusan pelayat memadati prosesi pemakaman istri vokalis Seventeen Ifan, Dylan Sahara Puteri di TPU Tamanarum, Ponorogo, Jatim, Selasa (25/12). - Image

PEMAKAMAN: Ratusan pelayat memadati prosesi pemakaman istri vokalis Seventeen Ifan, Dylan Sahara Puteri di TPU Tamanarum, Ponorogo, Jatim, Selasa (25/12).

JawaPos.com – Minggu (23/12) kemarin, seharusnya menjadi hari yang berbahagia bagi Dylan Sahara Puteri. Pasalnya istri dari vokalis band Seventeen, Ifan itu akan berusia 26 tahun.


Hari yang seharusnya berbahagia, sontak berubah menjadi kabar berduka. Takdir berkata lain, Dylan menjadi korban bencana tsunami yang terjadi di Selat Sunda.


Sabtu (22/12) malam itu, Seventeen menjadi bintang tamu dalam Family Gathering yang diadakan oleh PLN wilayah Jawa Bagian Barat. Dylan juga turun mendampingi suaminya malam itu. Sehari sebelumnya, Jumat (21/12) Dylan masih berkampanye untuk pencalonannya di DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim), dari Partai Gerindra.


Selain itu, Dylan juga sempat mendampingi Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02, Sandiaga Uno saat bersafari di Kabupaten Ponorogo. Tetapi, Sabtu (22/12) dini hari, pukul 02.00 WIB, Dylan berangkat menyusul suaminya. Dan saat mendampingi suaminya itu, tiba-tiba air bah datang dari belakang panggung. Seketika panggung langsung runtuh. Dan seluruh personel Seventeen yang ada di panggung langsung terseret air bah. Tidak terkecuali juga istri Ifan, Dylan.


Tidak hanya personel Seventeen, seluruh peserta Family Gathering juga ikut tersapu ombak yang diperkirakan setinggi lima meter. Ifan berhasil selamat setelah terombang ambing selama lebih kurang dua jam. Sedangkan istrinya, Dylan baru ditemukan dua hari kemudian yakni Senin (24/12) pagi sekira pukul 09.00 WIB.


Tetapi saat ditemukan, kondisi Dylan masih harus menjalani beberapa pemeriksaan. Dan kepastian bahwa jasad yang ditemukan itu adalah Dylan sekira pukul 19.00 WIB. "Minggunya itu seharusnya Dylan berulang tahun yang ke-26 tahun," ungkap ayah Dylan, Supriyanto kepada JawaPos.com, Selasa (25/12). 


Tetapi, Supriyanto pun tidak bisa menolak takdir yang ada. Bahwa putri keduanya yang baru terjun ke dunia politik itu berpulang. Supriyanto mengatakan, bahwa putrinya itu mengikuti jejaknya sebagai politisi. Dia mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Provinsi dari Partai Gerindra.


"Dia dapil 9. Dia mengikuti jejak saya terjun ke politik," kenang Supriyanto. Supriyanto menceritakan, bahwa sosok Dylan merupakan perempuan yang mandiri. 


Kemandirian Dylan sudah terlihat sejak duduk di bangku SMP. Lulus dari SMP, Dylan pindah ke Jogja. "Dan saya baru ketemu kembali mulai 2014," katanya.


Dan mengetahui, putrinya yang akan bertarung di Dapil 9 meninggal, Supriyanto pun pasrah. Dia berusaha tetap tegah, meskipun kesedihan sangat dirasakannya. Pemakaman Dylan sendiri dilakukan di kampung halamannya di Ponorogo, Jatim. Dylan dimakamkan di TPU Tamanarum yang berjarak lebih kurang 1,5 kilometer dari kediamannya.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore