
Pemandian air panas di Kabupaten Karo dengan latar belakang Gunung Sibayak.
JawaPos.com- Bentang alam Sumatera Utara memang tidak ada habisnya untuk diceritakan ke anak cucu kelak. Hampir di setiap kabupaten/kota, memiliki destinasi wisata yang ciamik. Paling tidak hanya untuk sekadar melepas penat dan cuci mata setelah lima hari berkatifitas di kantor.
Kali ini, JawaPos.com mencoba merefrensikan salah satu obyek wisata yang teletak di Selatan Kota Medan. Berjarak sekitar 53 kilometer dari tanah Melayu, ada lokasi wisata yang bikin badan sehat dan pikiran tenang.
Lau Sidebuk-debuk sebutannya. Pemandian air panas di Kabupaten Karo.
Dari Kota Medan bisa ditempuh dengan kendaraan umum atau pribadi. Namun jika naik kendaraan umum, kita harus berjalan kaki lagi dari pintu masuk Desa Doulu, Kecamatan Berastagi. Jaraknya sekitar 3 kilometer. Sebab memang jarang ada kendaraan umum yang mencapai langsung ke lokasi.
Aroma belerang yang menyengat menandakan perjalanan anda sudah mendekati kawasan Lau Debuk-debuk. Tepatnya jika anda sudah melintasi Geothermal milik PT Pertamina.
JawaPos.com mencoba mengunjungi salah satu dari 15 lokasi pemandian. Pariban namanya. Letaknya dikelilingi perkebunan milik warga. Tepatnya di Desa Semangat Gunung, Kecamatan Merdeka.
Mungkin saja diberi nama Desa Semangat Gunung. Karena letaknya di kaki Gunung Sibayak.
Di sana sudah ada belasan kolam dengan air berwarna tosca. Menandakan kadar belerang yang cukup tinggi. Pengunjung yang datang sudah ramai saat JawaPos.com tiba di Pariban. Ada yang merendam tubuh atau hanya sekadar memasukkan kakinya ke dalam kolam.
Uniknya, setiap kolam punya kadar panas yang berbeda. Sehingga pengunjung tinggal memilih sesuai selera masing-masing.
Fasilitas di sana lengkap. Mulai dari penginapan, kantin, hingga ruangan besar untuk menggelar acara besar pun ada.
Yang bisa membuat terpana adalah saat berendam. Mata kita bakal dimanjakan dengan Gunung Sibayak. Hamparan batu kapur tepat sebelum puncak gunung membuat gradasi warna yang begitu indah.
Ditambah lagi hijaunya pepohonan dan putih asap dari kawah gunung setinggi 2.212 mdpl itu. Rasanya kita begitu kerdil berada di tengah-tengah dunia ini. Takjub dengan kreasi Yang Maha Kuasa.
Kalau cuaca sedang cerah, dengan mata telanjang kita bahkan bisa melihat pendaki yang sedang ada di puncak. Namun ketika sedang kabut, Gunung Sibayak hanya terlihat samar.
Pemandian air panas di kawasan Lau Debuk-debuk juga menjadi pilihan para pendaki untuk beristirahat. Biasanya, pendaki yang naik atau turun dari Sibayak, akan singgah ke pemandian air panas.
Seperti yang dilakukan Fadli, 25, dan beberapa rekannya. Mereka baru saja turun dari gunung setelah kamping selama dua malam.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
