
Muhammad Reza yang ditusuk oleh FIK, saat mendapat perawatan di rumah sakit.
JawaPos.com- Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Makassar menyiapkan pendampingan khusus bagi Muhammad Reza, bocah kelas 6 SD yang menjadi korban penikaman, kemarin (11/12). Tak hanya kepada korban, P2TP2A jua akan mendampingi pelaku berinisial FIK, 16.
Kordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) P2TP2A Makassar Makmur mengatakan, pendampingan dilakukan lantaran korban dan pelaku masih di bawah usia 17 tahun.
"Kami berkoordinasi dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Makassar agar kedua anak ini bisa sementara dititipkan ke kami untuk pendampingan," kata Makmur, Rabu (12/12).
Proses pendampingan tersebut berupa rehabilitasi dan konseling. Kondisi itu akan berguna untuk menghilangkan trauma yang dialami korban. Sedangkan untuk pelaku, P2TP2A akan fokus kepada konseling agar FIK tidak mengulangi perbuatannya pada masa yang akan datang.
"Korban ini belum mau bicara karena memang masih trauma dengan kejadian ini. Begitu juga pelaku ini, kami konseling di sini. Supaya kami bisa tahu apakah ada yang salah dari pengasuhan orang tua anak ini (pelaku)," terangnya.
Makmur menilai, ada sesuatu yang salah dari pola asuh orang tua pelaku. Menurutnya, keterlibatan seorang anak dalam tindak kekerasan hingga penganiayaan berat, secara tidak langsung merupakan sikap pembiaran yang dilakukan orang tua.
"Ada yang salah di sini. Kenapa dibiarkan membawa badik. Seharusnya sebagai orang tua, bisa mengontrol dan tidak seharusnya membiarkan anak membawa barang seperti itu," tegas Makmur.
Kasus penikaman siswa SD hingga kini masih ditangani Polsek Makassar. Penyidik sedsng mengumpulkan keterangan pelaku dan saksi-saksi. Setelah itu, hasilnya diteruskan kepada Unit PPA Polrestabes Makassar khusus.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
