
TUTUP USIA: Marie Claire Lintang Coffin melihat jenazah N.H. Dini saat masih berada di Wisma Lansia Harapan Asri, Banyumanik , Kota Semarang.
JawaPos.com - Jenazah Sastrawati Nurhayati Sri Hardini Siti Nukatin atau N.H. Dini akhirnya dikremasi di Krematorium Yayasan Sosial Gotong Royong Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Rabu (5/12). Abunya sementara masih dititipkan di sana.
Prosesi kremasi jenazah N.H. Dini berlangsung haru. Tak sedikit dari saudara, rekan, dan pelayat lain yang datang berurai air mata saat jenazah dimasukkan ke dalam tungku pembakaran.
Penyair asli Semarang, Sulis Bambang yang juga cukup dekat dengan almarhumah dan keluarganya mengatakan, setelah kremasi, abu jenazah N.H. Dini belum akan dibawa ke mana-mana. Atau disimpan terlebih dahulu di Krematorium Yayasan Sosial Gotong Royong Ambarawa.
"Sementara abunya masih di sini. Menunggu putranya untuk datang ke Indonesia," kata pemilik Bengkel Sastra Taman Maluku dari Semarang saat dijumpai usia prosesi kremasi.
Memang selama prosesi persemayaman jenazah N.H. Dini, hingga akhirnya dibawa untuk dikremasi, putranya yakni Pierre Louis Padang Coffin sama sekali tak terlihat. Pria yang juga dikenal sebagai kreator karakter kartun 'Minions' itu masih berada di Negara Prancis.
"Belum tahu juga bisa pulang kapan. Karena ini kan juga bulan Desember, jadwal pesawat masih padat," ucapnya sambil mengusap air mata.
Sementara putri N.H. Dini, Marie Claire Lintang Coffin, terlihat setia mengikuti jenazah ibunya dibawa. Perempuan berdomisili Kanada itu sendiri sebenarnya baru tiba pagi ini di Wisma Lansia Harapan Asri, Banyumanik, setelah terbang dari Bandung.
"Saya awalnya sangat kaget tentunya. Tapi saya merasa cukup bersyukur karena sempat bertemu dan menghabiskan waktu bersamanya beberapa hari lalu," ucap Lintang.
Diberitakan sebelumnya, Nurhayati Srihardini Siti Nukatin atau yang populer dengan nama pena N.H. Dini meninggal usai terlibat sebuah kecelakaan lalu lintas di Tembalang, Kota Semarang. Jenazah sebelumnya sempat dibawa ke RS Elisabeth sebenarnya. Namun nahas, nyawanya tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pukul 16.50 WIB.
Almarhum yang selama ini dikenal publik sebagai seorang feminis sekaligus novelis itu selain diketahui meninggalkan dua orang anak. Yang tak lain adalah Marie Claire Lintang Coffin dan Pierre Louis Padang Coffin, serta empat orang cucu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kejam, Sopir Truk Dibakar Oleh Atasan dan Alami Luka Bakar Sampai 68 Persen
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri
MK Diminta Batalkan Jabatan Wapres Gibran, Syarat Pendidikan Dipersoalkan
Mahfud MD Balas Sindiran Prabowo: Banyak juga Presiden yang Goblok

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022