Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 30 November 2018 | 01.03 WIB

Begini Akhir Kasus Honorer Pemkot Tegal yang Ikut Foto Dua Jari

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Bawaslu Kota Tegal memutuskan seorang honorer tidak melakukan pelanggaran netralitas seperti yang disangkakan. Bawaslu menghentikan kasus tersebut karena terbukti tidak memenuhi unsur.


Ketua Bawaslu Kota Tegal Akbar Kusharyanto mengatakan, Bawaslu sebelumnya menemukan dugaan pelanggaran oleh salah seorang honorer salah satu dinas di Pemkot Tegal.


"Hasilnya, memang tidak memenuhi unsur pelanggaran. Sehingga dihentikan," katanya usai kegiatan rakor pengawasan dengan stake holder Terkait itu, telah dilakukan klarifikasi kepada sejumlah pihak.


Meski begitu, kata Akbar, Bawaslu sangat menekankan kepada honorer untuk tetap netral dalam setiap penyelenggaraan pemilu. Sehingga kedepanya tidak ada temuan atau pun laporan.


Sementara terkait Penyelenggaraan rapat koordinasi pengawasan dengan stakeholder, Akbar mengatakan kegiatan ini digelar untuk memberikan pemahaman dan penyamaan misi pengawasan Penyelenggaraan Pemilu 2019.


Pihaknya juga berharap agar para stakeholder untuk mengambil peran aktif dalam pengawasan penyelenggaraan pemilu.


"Kegiatan ini dirancang untuk mensosialisasikan tugas pengawas pemilu dan mensinkronisasikan dengan para stakeholder di antaranya Pemerintah, Media Massa dan Masyarakat," ujarnya dikutip Radar Tegal (Jawa Pos Group).


Akbar berharap, setelah kegiatan ini dapat mensosialisasikan kepada masyarakat lainnya terkait Pemilu. Dia juga menekankan agar ASN dan para honorer dapat bertindak netral dan tidak ada yang berpihak.


Sebelumnya, MT, 38, salah seorang honorer di lingkungan Pemkot Tegal, dipanggil Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Tegal Timur, Kamis (01/11) sore.


Dia kedapatan berpose sambil mengangkat dua jarinya yang dapat dipersepsikan sebagai dukungan, saat kunjungan Cawapres Sandiaga S Uno di Pasar Pagi, Kamis (25/10) lalu.


Dalam klarifikasinya, MT mengaku tidak ada unsur kesengajaan saat melakukannya. Dia hanya terbawa suasana euforia mengikuti pengunjung lainnya saat itu.


"Saya tidak ada maksud berkampanye. Karena memang saya bukan tim sukses atau pun pemenangan," kata MT.

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore