Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 27 November 2018 | 22.20 WIB

Pondok Pesantren di Solo Deklarasikan Pemilu Damai, Ini Poin-poinnya

PEMILU DAMAI: Pimpinan Ponpes bersama para santri melakukan deklarasi pemilu damai. - Image

PEMILU DAMAI: Pimpinan Ponpes bersama para santri melakukan deklarasi pemilu damai.

JawaPos.com - Dua pondok pesantren (Ponpes) di Solo yakni Ponpes Ta'mirul Islam Tegalsari dan Ponpes Al Muayyad, Laweyan mengadakan deklarasi Pemilu damai, Selasa (27/11). Aksi yang turut dihadiri pimpinan Ponpes dan para santri ini ditujukan mengajak seluruh masyarakat untuk menghadirkan pemilu yang damai.


Setidaknya ada tiga pernyataan sikap yang dibacakan dalam deklarasi, diantaranya berperan aktif dalam menjaga Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan juga Keutuhan NKRI. Poin yang kedua yakni mendukung adanya demokrasi yang berkualitas, tanpa hoax, tanpa fitnah, serta ujaran kebencian.


Selain itu juga mengedepankan kebenaran, kejujuran dan menolak adanya upaya-upaya yang bisa menyebabkan perpecahan. Dan poin yang terakhir adalah mengimbau seluruh komponen bangsa untuk saling bekerjasama dan bertanggung jawab moral dalam menjaga dan menjamin rasa aman dalam kehidupan bermasyarakat.


Usai pembacaan deklarasi, Pimpinan Ponpes Ta'mirul Islam, Muhammad Halim mengungkapkan, bahwa dirinya juga mengaku prihatin melihat kondisi yang terjadi saat ini. Banyak yang melakukan politisisasi agama demi kepentingan kelompoknya. Maka dari itu, Halim mengimbau kepada seluruh tokoh agam untuk mengambil peran dalam meredam situasi yang terjadi.


"Tokoh agama harus bisa meredam, jangan sampai justru membuat suasana semakin menjadi panas," ungkapnya usai deklarasi.


Halim juga mengatakan, saat terjadi situasi yang memanas alangkah baiknya jika para tokoh agama untuk duduk bersama dan memberikan pemahaman. Bahwasanya Pemilu, baik itu Pilpres dan Pileg merupakan agenda politik yang biasa. Sehingga tidak perlu menjadikan keresahan.


Senada dengan yang diungkapkan oleh Pimpinan Ponpes Al Muayyad, Faishol Rozaq. Selama ini, pihaknya terus mengimbau semua pihak agar bersikap arif dalam situasi yang ada. Baik itu kepada santriwati maupun kepada masyarakat.


"Meskipun berbeda, tetapi saya mengimbau kepada semua pihak untuk tetap bisa akur. Dan kami juga selalu berusaha untuk tidak terpancing setiap isu yang berkembang terkait Pilpres maupun Pileg," ungkapnya.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore