
Tim TP2D Sulsel melakukan peninjauan untuk pembangunan akses jalan ke Seko, Lutra, beberapa waktu lalu.
JawaPos.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) menggenjot program pembangunan. Khususnya akses jalan di daerah-daerah terpencil. Baru-baru ini, Pemprov Sulsel melalui Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) melakukan peninjauan sekaligus observasi ke Kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulsel.
Pembangunan di Seko menjadi salah satu fokus Pemprov Sulsel. Mengingat medan ke Seko dikenal sebagai jalur terekstrem di Sulsel. Dari Masamba menuju ke Seko diperlukan dana yang tidak sedikit.
Satu-satunya sarana transportasi umum yang tersedia menuju Seko adalah ojek. Ongkosnya pun disebut-sebut sebagai yang termahal di Sulsel. Mulai dari Rp 1 juga hingga Rp 1,7 juta. Belum lagi perjalanan panjang yang menghabiskan waktu dan menguras tenaga.
"Kunjungan kami adalah bentuk keseriusan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah untuk mempercepat pembangunan daerah tertinggal. Khususnya di Kecamatan Seko," ujar Koordinator Bidang Infrasturktur TP2D Sulsel Rudi Djamaluddin dalam keterangan resminya di Makassar, Senin (19/11).
Hasil pemantauan akan dilakukan pematangan rencana. Targetnya pada 2019, akses jalan menuju Seko sudah bisa dilalui mobil penumpang tanpa terpengaruh lagi cuaca hujan.
"Target yang dibangun adalah jalan berkrikil supaya bisa diakses masyarakat. Dibanding kami mengupayakan aspal, tetapi belum tembus. Setelah kami lihat, kebutuhan masyarakat akses dulu. Jadi kami buka dulu agar motor bisa mengakses, mobil-mobil biasa juga," ungkap Rudi.
Berdasarkan hasil peinjauan, wilayah Seko memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Termasuk informasi dari pemda setempat jika terdapat savana seluas 10 ribu hektare.
"Banyak potensi yang bisa dikembangkan. Kalau terbuka akses ini akan bisa memunculkan moda ekonomi baru. Yang tadinya sulit berkembang karena tertutup akses, nantinya sudah ada," terang Rudi.
Sementara itu, Bupati Lutra Indah Putri Indriani menggatakan, persoalan akses jalan ke Seko dan Rampi akan segera teratasi. Adapun pembiayaanya berasal dari tiga sumber. Yakni APBD Lutra, APBD Sulsel, dan APBN. "Kami sama-sama berharap semoga pembangunan bisa sesegera mungkin dilakukan," ucap Indah.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
