Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 19 November 2018 | 16.49 WIB

Akses Jalan dengan Tarif Ojek Rp 1 Juta Ditarget Rampung 2019

Tim TP2D Sulsel melakukan peninjauan untuk pembangunan akses jalan ke Seko, Lutra, beberapa waktu lalu. - Image

Tim TP2D Sulsel melakukan peninjauan untuk pembangunan akses jalan ke Seko, Lutra, beberapa waktu lalu.

JawaPos.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) menggenjot program pembangunan. Khususnya akses jalan di daerah-daerah terpencil. Baru-baru ini, Pemprov Sulsel melalui Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) melakukan peninjauan sekaligus observasi ke Kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulsel.


Pembangunan di Seko menjadi salah satu fokus Pemprov Sulsel. Mengingat medan ke Seko dikenal sebagai jalur terekstrem di Sulsel. Dari Masamba menuju ke Seko diperlukan dana yang tidak sedikit.


Satu-satunya sarana transportasi umum yang tersedia menuju Seko adalah ojek. Ongkosnya pun disebut-sebut sebagai yang termahal di Sulsel. Mulai dari Rp 1 juga hingga Rp 1,7 juta. Belum lagi perjalanan panjang yang menghabiskan waktu dan menguras tenaga.


"Kunjungan kami adalah bentuk keseriusan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah untuk mempercepat pembangunan daerah tertinggal. Khususnya di Kecamatan Seko," ujar Koordinator Bidang Infrasturktur TP2D Sulsel Rudi Djamaluddin dalam keterangan resminya di Makassar, Senin (19/11).


Hasil pemantauan akan dilakukan pematangan rencana. Targetnya pada 2019, akses jalan menuju Seko sudah bisa dilalui mobil penumpang tanpa terpengaruh lagi cuaca hujan.


"Target yang dibangun adalah jalan berkrikil supaya bisa diakses masyarakat. Dibanding kami mengupayakan aspal, tetapi belum tembus. Setelah kami lihat, kebutuhan masyarakat akses dulu. Jadi kami buka dulu agar motor bisa mengakses, mobil-mobil biasa juga," ungkap Rudi.


Berdasarkan hasil peinjauan, wilayah Seko memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Termasuk informasi dari pemda setempat jika terdapat savana seluas 10 ribu hektare.


"Banyak potensi yang bisa dikembangkan. Kalau terbuka akses ini akan bisa memunculkan moda ekonomi baru. Yang tadinya sulit berkembang karena tertutup akses, nantinya sudah ada," terang Rudi.


Sementara itu, Bupati Lutra Indah Putri Indriani menggatakan, persoalan akses jalan ke Seko dan Rampi akan segera teratasi. Adapun pembiayaanya berasal dari tiga sumber. Yakni APBD Lutra, APBD Sulsel, dan APBN. "Kami sama-sama berharap semoga pembangunan bisa sesegera mungkin dilakukan," ucap Indah.

Editor: Sofyan Cahyono
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore