
Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Kerja sama Internasional Penempatan Kerja Luar Negeri (PTKLN) dari Kementerian Tenaga Kerja, Nyoman Darmanta saat berada di Batam pada Kamis (1/11).
JawaPos.com - Kerajaan Arab Saudi baru saja mengeksekusi mati Tuti Tursilawati. Eksekusi yang dilakukan terhadap TKI asal Majalengka, Jawa Barat (Jabar) ini, menimbulkan protes dari Indonesia karena tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Untuk menghindari kejadian serupa kembali terulang, selain melayangkan protes, pemerintah Indonesia juga mengupayakan hadirnya sistem komunikasi intensif antara Indonesia dengan Kerajaan Arab Saudi.
Hal itu, disampaikan Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Kerja sama Internasional Penempatan Kerja Luar Negeri (PTKLN) dari Kementerian Tenaga Kerja, Nyoman Darmanta saat berada di Batam pada Kamis (1/11).
Nyoman menjelaskan, komunikasi dengan pihak pemerintah Arab Saudi perihal hadirnya wadah baru itu sudah dilakukan. Dimana kedua belah pihak menyepakati hal tersebut.
"Kemarin diputuskan akan dibangun sistem antara arab dan Indonseia, dimana dokumen berada di satu sistem, dan kedua pihak bisa mengaksesnya. Kami sudah berkoordinasi soal ini," kata Nyoman.
Nyoman tidak menjelaskan secara detail bagaimana nantinya sistem komunikasi ini berjalan. Hanya saja, ia berharap terobosan ini akan mengisi kekosongan yang selama ini terjadi. Tidak ada lagi hal-hal yang tidak diketahui kedua pihak perihal TKI ini.
Sistem baru ini, lanjut Nyoman, memang menjadi hal yang diperlukan. Terlebih dorongan masyarakat Indonesia untuk datang ke Arab sangat tinggi. Mereka tidak hanya menjadi TKI, lebih dari itu memanfaatkan momen itu untuk bisa melaksanakan ibadah haji.
Sampai saat ini, dorongan kemauan masyarakat Indonesia untuk datang dan tinggal di Arab, masih menyimpan sejumlah catatan. Terutama soal jaminan keamanan dan keselamatan TKI yang berada di Arab Saudi sendiri.
"Kita harapkan akan ada jaminan keamanan melalui sistem ini, saat ini jaminan keamanan masih belum sepenuhnya kita terima," jelas Nyoman lagi.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
